Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ribut Soal Bendera dan Lagu Kebangsaan, Presiden Mesir Usul Pengoloknya Dikriminalkan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kabinet pemerintah sementara Mesir hari Rabu (2/10/2013) menyetujui rancangan undang-undang yang diajukan presiden sementara Mesir Adly Mansour yang akan mengkriminalkan tindakan mengolok-olok bendera dan lagu kebangsaan, lapor Al-Ahram.

Rancangan undang-undang itu menyebutkan, mengolok-olok bendera dan tidak berdiri menghormati lagu kebangsaan saat dikumandangkan di tempat publik merupakan tindakan kriminal yang dapat dikenai hukuman penjara maksimum 6 bulan dan/atau denda 5.000 pound Mesir.

Para pendukung Al-Ikhwan al-Muslimun yang berdemonstrasi di sekolah-sekolah terlibat perselisihan dengan lawannya beberapa hari lalu tentang lagu apa yang diputar untuk memulai tahun akademik baru.

Pendukung militer Mesir mengumandangkan lagu-lagu pro-tentara di sejumlah sekolah, yang membuat geram para guru pendukung Al-Ikhwan.

Awal pekan ini, Kementerian Pendidikan mengeluarkan surat yang melarang semua lagu, kecuali lagu kebangsaan di sekolah-sekolah negeri.

Sementara itu pro-militer menuding pengurus sekolah yang mendukung Al-Ikhwan di beberapa sekolah tidak mengumandangkan lagu kebangsaan dan lebih memilih lagu-lagu Al-Ikhwan.

Para anggota parlemen dari kelompok Salafy tahun 2011 menolak berdiri saat lagu kebangsaan dikumandangkan, dengan alasan bertentangan dengan ajaran Islam.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Coronavirus: Prancis Larang Penjualan Online Produk Nikotin

Coronavirus: Prancis Larang Penjualan Online Produk Nikotin

Presiden Jerman Minta Maaf kepada Yahudi di Yunani

Presiden Jerman Minta Maaf kepada Yahudi di Yunani

Palestina Jadi Anggota Baru Interpol

Palestina Jadi Anggota Baru Interpol

Dalam 2 Tahun Terakhir UEA Perkuat Kerja Sama dengan Rezim Assad

Dalam 2 Tahun Terakhir UEA Perkuat Kerja Sama dengan Rezim Assad

Warga Saudi Diminta Pantau Hilal Hari Selasa

Warga Saudi Diminta Pantau Hilal Hari Selasa

Baca Juga

Berita Lainnya