Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Cuma Modal Berdiri Demonstran Turki Dapat Penghargaan HAM

Erdem Gunduz saat berdiri diam di Lapangan Taksim, Istanbul.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang pria Turki yang melakukan aksi unjuk rasa menentang pemerintahan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan di Lapangan Taksim dengan cara diam berdiri selama berjam-jam mendapatkan penghargaan hak asasi manusia dari Jerman.

Erdem Gunduz, seorang penari dan koreografer berusia 34 tahun, mendapatkan perhargaan karena dianggap berani menyuarakan kebebasan berekspresi dan HAM oleh juri M100 Media Award, yang terdiri dari para jurnalis.

Gunduz menjadi dikenal sedunia karena berdiri diam tak bergerak selama berjam-jam di Lapangan Taksim, Istanbul, ketika melakukan unjuk rasa terhadap Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan pada bulan Juni dan Juli lalu.

“Dengan protes heningnya, dia menjadi ikon perlawanan damai dan telah ditiru di seluruh dunia,” kata juri yang akan menyerahkan penghargaan itu pada 5 September di Postdam, tidak jauh dari kota Berlin.

“Senjatanya adalah kreatifitas, merek dagangnya adalah keberanian dan kegigihan. Itulah yang Anda butuhkan untuk menggalakkan kebebasan berbicara dan HAM,” kata walikota Postdam sekaligus ketua M100 Jann Jakobs, dikutip AFP (26/8/2013).

Penghargaan M100 diberikan setiap tahun. Pada 2012 penerimanya adalah Direktur Bank Sentral Eropa Mario Draghi.

Tahun sebelumnya penghargaan diberikan kepada kartunis Denmark Kurt Westergaard, yang menggambar kartun Nabi Muhammad sebagai pelecehan terhadap Muslim, serta mantan menteri luar negeri Prancis dan pendiri Medicins Sans Frontieres Bernard Kouchner.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Warga Jerman: Iran Lebih Bahaya Dibanding Israel

Warga Jerman: Iran Lebih Bahaya Dibanding Israel

Era Tinta Dinilai Tak Relevan, Newsweek Akhiri Edisi Cetak

Era Tinta Dinilai Tak Relevan, Newsweek Akhiri Edisi Cetak

Liga Arab: Knesset Mendukung UU Rasis untuk Mencuri Tanah Palestina

Liga Arab: Knesset Mendukung UU Rasis untuk Mencuri Tanah Palestina

Setiap Lima Menit Seorang Anak Meninggal Akibat Kekerasan

Setiap Lima Menit Seorang Anak Meninggal Akibat Kekerasan

BDS Sebut Kunjungan Yahya Cholil Staquf Memalukan

BDS Sebut Kunjungan Yahya Cholil Staquf Memalukan

Baca Juga

Berita Lainnya