Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Kebakaran Besar Mengancam Sumber Air dan Listrik San Francisco

Petugas menapaki jalan di kawasan Yosemite National Park.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Kebakaran besar yang terjadi di pinggiran hutan Yosemite National Park hari Senin (26/8/2013) mengancam tidak saja salah satu keindahan alam tetapi juga sumber air di San Francisco, Amerika Serikat.

Kebakaran yang terjadi sejak 9 hari lalu itu menjadi bencana kebakaran terbesar ke-13 dalam sejarah negara bagian California, kata pihak berwenang dilansir AFP.

Sebuah peta yang dirilis InciWeb –situs bersama antar lembaga pelacak kasus kebakaran– menunjukkan kebakaran itu terjadi di dekat Hetch Hetchy Reservoir, sumber air utama bagi 2,6 juta penduduk di kawasan San Francisco Bay, 200 mil (320 kilometer) arah barat dari lokasi kebakaran.

Media-media lokal bahkan melaporkan, Senin dini hari api yang berkobar hanya berjarak 5 mil dari sumber air itu.

Cal Fire, departemen perlindungan hutan dan kebakaran California, melaporkan api sudah melalap area seluas 60.614 hektar dan baru 15% area saja yang bisa dipadamkan apinya. Api mengancam keberadaan sekitar 4.500 rumah penduduk.

Angin merupakan tantangan tersendiri bagi petugas pemadam. Dengan kecepatan 42 kilometer perjam angin berhembus dari selatan mendorong api terus menyebar ke arah timurlaut.

Meskipun demikian komisi pengelola sarana dan prasarana publik di San Francisco mengatakan, suplai air bersih belum terganggu, baik jumlah maupun kualitasnya. Sebab mereka memiliki cadangan air bersih yang dapat dipakai untuk keadaan darurat.

Namun, komisi mengakui dua dari tiga pembangkit listrik tenaga air di sekitar lokasi kebakaran dimatikan saat api mulai berkobar. Satu di antaranya masih sangat berbahaya untuk dijangkau. Guna menjamin ketersediaan listrik, pihak berwenang membelinya dari perusahaan lain.

Dalam upaya memadamkan api yang berkobar sejak 17 Agustus itu, lebih dari 2.800 petugas pemadam kebakaran diterjunkan, dibantu dengan peralatan tanki air dan helikopter.

Gubernur San Francisco Jerry Brown telah mengumumkan status darurat di wilayahnya, sebab kebakaran mengancam suplai air dan listrik.

Meskipun negara bagian California mendapat bantuan petugas pemadam federal, api tampak belum juga bisa ditaklukkan.

Foto satelit menunjukkan, kolom berupa asap putih tebal bergerak ke utara menuju negara bagian Nevada.

Rim Fire (sabuk api) diperkirakan masih akan terus menampakkan kobaran api disebabkan kekeringan yang parah dan daerah terjal yang sulit dijangkau, lapor InciWeb.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Seorang Muslim Menjadi Anggota Presidium Parlemen Norwegia

Seorang Muslim Menjadi Anggota Presidium Parlemen Norwegia

Uskup Agung Sebut Israel Bukan Tanah Perjanjian

Uskup Agung Sebut Israel Bukan Tanah Perjanjian

Turki Bawa Pulang Artefak Bersejarah

Turki Bawa Pulang Artefak Bersejarah

Riset: Kualifikasi Sama Tapi Gaji Perempuan Lebih Rendah

Riset: Kualifikasi Sama Tapi Gaji Perempuan Lebih Rendah

Aparat Chile Menyesal Kirim Peringatan Tsunami Menyusul Gempa di Antartika

Aparat Chile Menyesal Kirim Peringatan Tsunami Menyusul Gempa di Antartika

Baca Juga

Berita Lainnya