Jum'at, 28 Januari 2022 / 24 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

AS Masukkan Madrasah Ta’lim Quran dan Hadits sebagai Organisasi Teroris

BBC
Madrasah Ganj Pakistan yang dituduhkan Amerika
Bagikan:

Hidayatullah.com–Amerika Serikat (AS) menempatkan sebuah madrasah di Pakistan sebagai organisasi teroris karena dianggap mendukung Lashka-i-Toiba, Al-Qaidah, dan Taliban.

Madrasah Jamia Ta’limul-Quran-Wal-Hadith yang juga dijkenal sebagai Madrasah Ganj di kota Pesawar merupakan sekolah pertama yang masuk dalam daftar organsasi teroris.

Departemen Keuangan Amerika Serikat dalam pernyataannya menyebutkan madrasah tersebut melatih, merekrut, dan mendanai kelompok militan.

Pimpinan madrasah, Syeikh Aminullah, sejak tahun 2009 sudah masuk dalam daftar teroris karena mendukung al-Qaidah dan Taliban.

AS menuduh,  para siswa di madrasah dilatih membuat bom dan juga menjadi pembom bunuh diri.

“Kami akan terus berkerja sama dengan mitra kami di seluruh dunia untuk melucuti jaringan teroris, khususnya yang berupaya menyembunyikan kegiatan jahat di balik organisasi kemasyarakatan seperti madrasah,” jelas David Cohen dari bagian terorisme dan intelijen keuangan Depkeu AS, dikutip BBC.

Dengan demikian maka semua aset yang dimiliki madrasah yang berada dalam wilayah hukum Amerika Serikat akan dibekukan dan rakyat AS dilarang berhubungan dengan mereka.

Tak ada dampak praktis

Namun salah seorang pengelola sekolah membantah keras tuduhan yang diajukan pemerintah Washington.

“Lembaga kami semata-mata sebuah sekolah agama dan tidak berkaitan dengan organisasi apa pun atau terlibat dalam bentuk yang melanggar hukum atau mempromosikan ekstremisme,” kata Alam Sher kepada kantor berita AP.

Sher -yang ikut mendirikan madrasah sekitar 25 tahun lalu- mengatakan Syeikh Aminullah menjadi guru sampai meninggalkan madrasah sekitar sembilan bulan lalu.

Pihak sekolah tidak mengetahui keberadaannya saat ini.

Secara praktis keputusan AS tidak akan membawa dampak karena madrasah tidak mendapat bantuan dana dari luar negeri.

Sekolah agama ini mengandalkan sumbangan masyarakat dan dari pabrik sabun milik Sher.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Komisi HAM Islam: Israel Mendeligitimasi Dirinya Sendiri

Komisi HAM Islam: Israel Mendeligitimasi Dirinya Sendiri

Saudi Bakal Pecat Imam / Dai yang Jadikan Masjid Panggung Politik

Saudi Bakal Pecat Imam / Dai yang Jadikan Masjid Panggung Politik

Banyak Wanita London Dilecehkan di Jalan

Banyak Wanita London Dilecehkan di Jalan

Ingin Terkenal, Dua Remaja Amerika Bunuh Orangtua dan Saudara Kandungnya

Ingin Terkenal, Dua Remaja Amerika Bunuh Orangtua dan Saudara Kandungnya

Remaja Belia Belanda Gemar Minum Miras

Remaja Belia Belanda Gemar Minum Miras

Baca Juga

Berita Lainnya