Selasa, 26 Oktober 2021 / 19 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Amerika dan Inggris Perintahkan Warganya Tinggalkan Yaman

Bagikan:

Hidayatullah.com—Amerika Serikat telah mengevakuasi 75 staf kedutaannya dari ibukota Yaman. Amerika dan dan Inggris memerintahkan warganya meninggalkan Yaman karena ada ancaman serangan teror.

Menurut Pentagon, warga Amerika Serikat diterbangkan ke luar Yaman dengan menggunakan pesawat militer.

Pentagon menolak memberikan penjelasan lebih lanjut dengan alasan keamanan.

“Departemen [Luar Negeri] mendesak warga AS untuk menghindari bepergian ke Yaman dan mendesak warga AS yang saat ini tinggal di Yaman untuk segera pergi,” bunyi pernyataan di situs Departemen Luar Negeri AS dikutip Aljazeera Selasa (6/8/2013).

Sementara itu kantor Kementerian Luar Negeri Inggris menentang seluruh rencana perjalanan ke Yaman dan mendesak keras agar warganya meninggalkan Yaman segera.

Inggris menyatakan, untuk sementara waktu staf diplomatiknya ditarik dari Yaman.

Italia juga mendesak warganya agar meninggalkan Yaman, karena ancaman penculikan sangat tinggi.

Sedangkan kantor badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa meningkatkan pengamanan gedung mereka, meskipun tidak menarik para stafnya.

New York Times hari Senin melaporkan bahwa penutupan kantor-kantor diplomatik AS dipicu oleh informasi kemungkinan adanya serangan dari Al-Qaidah. Informasi itu disimpulkan AS dari hasil penyadapan jalur komunikasi elektronik antara Ayman al-Zawahiri dengan tokoh Al-Qaidah di Semenanjung Arab Nasser al-Wuhayshi.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Qatar Keluarkan Undang-Undang Lindungi Hak Pekerja Wanita

Qatar Keluarkan Undang-Undang Lindungi Hak Pekerja Wanita

Covid-19: Gereja Katolik Malaysia Hentikan Kebaktian Selama 2 Pekan

Covid-19: Gereja Katolik Malaysia Hentikan Kebaktian Selama 2 Pekan

ICG: NATO Gagal di Afghanistan

ICG: NATO Gagal di Afghanistan

Idul Fitri di Somalia, Masjid Mogadishu Penuh Sesak

Idul Fitri di Somalia, Masjid Mogadishu Penuh Sesak

Korban Kekerasan Boko Haram  Menghadapi Pelecehan oleh Tentara Nigeria

Korban Kekerasan Boko Haram Menghadapi Pelecehan oleh Tentara Nigeria

Baca Juga

Berita Lainnya