Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

PBB: 140 Ribu Orang di Arakan Kehilangan Tempat Tinggal

Militer Zionis tangkap anak Palestina di Jenin pada bentrokan 22 Februari 2013.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Perserikatan Bangsa-Bangsa hari Senin (17/6/2013) menyatakan prihatin atas kondisi 140.000 orang di negara bagian Arakan, Myanmar, yang kehilangan tempat tinggal, kata seorang jurubicaranya.

“PBB di Myanmar telah memperingatkan tentang situasi kemanusiaan dari 140.000 orang yang kehilangan tempat tinggal yang masih memprihatinkan, satu tahun sejak bentrokan antar kelompok warga terjadi,” kata jurubicara PBB di Myanmar Eduardo del Buey kepada para wartawan dikutip Xinhua.

Del Buey menjelaskan, bantuan makanan saat ini dikirim setiap bulan, di mana untuk bulan Mei saja jumlah bahan makanan yang disalurkan hampir 2.200 metrik ton. Sementara jumlah pengungsi di penampungan lebih dari 71.000 jiwa.

Organisasi-organisasi kemanusiaan memberikan bantuan berupa makanan, kesehatan, air dan sanitasi, tempat penampungan dan bantuan lain yang diperlukan untuk bertahan hidup. Namun, bantuan yang disalurkan masih belum terkoordinasi dengan baik, jelas Del Buey.

Koordinator bantuan kemanusiaan PBB di Myanmar Ashok Nigama menyeru dilakukannya “solusi berkesinambungan” untuk mengatasi masalah yang terjadi di negara bagian Arakan (Rakhine), tempat tinggal banyak Muslim Myanmar yang bentrok dengan warga mayoritas penganut Budha.

Pekan lalu Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyambut upaya parlemen Myanmar untuk menggunakan dialog dan partisipasi semua pihak dalam reformasi proses pemberian bantuan kepada negara rawan konflik tersebut.

Menurut PBB, akibat kerusuhan terbaru pertama pada bulan Juni ini antara warga etnis Rakhine penganut Budha dan Muslim Rohingya, puluhan ribu penduduk kehilangan tempat tinggalnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Saudi Akan Pancung Pelaku Pedofili

Saudi Akan Pancung Pelaku Pedofili

Dukung Saudi, Qatar Ikuti Negara Arab Tarik Dubes dari Iran

Dukung Saudi, Qatar Ikuti Negara Arab Tarik Dubes dari Iran

5 Jam Perhari, “Jeda Kemanusiaan” Diterapkan di Ghuthah Mulai 27 Februari

5 Jam Perhari, “Jeda Kemanusiaan” Diterapkan di Ghuthah Mulai 27 Februari

Agama Mulai Lenyap di Beberapa Negara Sekuler

Agama Mulai Lenyap di Beberapa Negara Sekuler

Macron Beri Tahu Para Pemimpin Muslim Prancis untuk Menghasilkan Piagam ‘Nilai-Nilai Republik’

Macron Beri Tahu Para Pemimpin Muslim Prancis untuk Menghasilkan Piagam ‘Nilai-Nilai Republik’

Baca Juga

Berita Lainnya