Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Snowden Janji Ungkap Lagi Program Intelijen Amerika

Bagikan:

Hidayatullah.com—Bekas kontraktor di lembaga keamanan Amerika Serikat National Security Agency (NSA), Edward Snowden, berjanji akan mengungkapkan lebih jauh tentang program mata-mata Washington, lapor koran South China Morning Post (SCMP) dikutip AFP Rabu (12/6/2013).

“Saya bukan seorang pengkhianat dan bukan pula seorang pahlawan. Saya seorang warga Amerika,” kata Snowden dalam wawancara eksklusif dengan koran Hong Kong itu yang diterbitkan dua hari setelah Snowden keluar dari hotel tempatnya menginap dan pindah ke tempat lain.

Snowden dianggap pahlawan oleh sebagian pihak, setelah mantan pegawai subkontraktor proyek keamanan NSA itu mengungkap ke publik tentang PRISM, program mata-mata Amerika Serikat yang memantau seluruh trafik komunikasi pengguna internet dan telepon dengan dalih demi mengamankan Amerika dari terorisme. Baca berita sebelumnya: Awas! Amerika bisa menyadap data komunikasi Anda.

“Orang yang salah mengira saya memilih HK sebagai lokasi (persembunyian) salah memahami maksud saya. Saya tidak berada di sini untuk sembunyi, saya di sini untuk mengungkap tindak kriminal,” kata Snowden kepada SCMP.

Pria berusia 29 tahun itu mengaku akan melawan segala upaya ekstradisi dirinya. Snowden tiba di Hong Kong pada 20 Mei lalu dan mengungkap informasi tentang program rahasia intelijen NSA berupa penyadapan terhadap seluruh komunikasi di internet dan telepon kepada Guardian dan Washington Post.

Menurut Snowden, pemerintah Washington berusaha untuk “menggertak” Hong Kong agar mau mendepaknya keluar, sebelum dia mengungkapkan program mata-mata AS yang juga memantau komunikasi transaksi keuangan dan perdagangan.

Dia mengatakan sampai saat ini belum berkomunikasi lagi dengan keluarganya dan “saya khawatir akan tekanan yang mereka rasakan dari FBI.”

Departemen Kehakiman AS sudah melancarkan penyelidikan atas kasus Snowden yang dianggap kriminal itu. Namun, Washington belum meminta Hong Kong untuk mengekstradisi Snowden.

Sementara itu di Hong Kong, Snowden telah mendapatkan dukungan dari para pengacara setempat. Mereka mengajak rakyat untuk ikut mempertahankan kebebasan berbicara dengan mendukung Snowden.

Program mata-mata NSA yang memantau trafik komunikasi internet dan telepon ini tidak hanya berdampak buruk bagi privasi warga Amerika Serikat saja, namun semua orang di dunia yang berhubungan dengan jaringan komunikasi tersebut.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Avigdor Lieberman Tetap Ikut Pemilu

Avigdor Lieberman Tetap Ikut Pemilu

Pengadilan di Kairo Batalkan Vonis Penjara Mantan PM Hisham Qandil

Pengadilan di Kairo Batalkan Vonis Penjara Mantan PM Hisham Qandil

Bos Narkoba El Chapo Pernah Berkuasa Layaknya Presiden Meksiko

Bos Narkoba El Chapo Pernah Berkuasa Layaknya Presiden Meksiko

Hudud Belum Bisa Diterapkan di Mesir

Hudud Belum Bisa Diterapkan di Mesir

Al Ikhwan Ancaman bagi Negara Teluk

Al Ikhwan Ancaman bagi Negara Teluk

Baca Juga

Berita Lainnya