Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

SBY Terima Penghargaan World Statesman Award 2013

Bagikan:

Hidayatullah.com–Setelah mengikuti serangkaian acara terkait posisinya sebagai Co Chair Panel Tingkat Tinggi PBB, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari Kamis (30/05/2013) malam waktu setempat atau Jumat (31/05/2013) pagi WIB, menerima penghargaan World Statesman Award 2013 dari Appeal of Conscience Foundation (ACF) di Garden Foyer, Hotel The Pierre, New York, Amerika Serikat.

Dalam sambutannya Presiden SBY mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut dan mengatakan, bahwa penghargaan ini pada hakekatnya merupakan penghargaan bagi rakyat Indonesia yang telah bekerja keras untuk mendorong dan menciptakan perdamaian dan kondisi bangsa yang baik.

Ia berharap semoga penghargaan itu menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melanjutkan upaya kita mempromosikan kemanusiaan dan kebaikan bagi semua pihak.

“Semoga kerja keras dan ketetapan hati bangsa Indonesia semakin memperkuat upaya pencapaian impian para pendiri bangsa yaitu terciptanya masyarakat yang harmonis disatukan oleh kedamaian dan kesejahteraan,” ujar Presiden SBY dikutip laman SetKab.

SBY juga menegaskan, kecakapan sebagai negarawan pencapaiannya tidak selalu hasil dari upaya satu orang.

“Kecakapan sebagai negarawan dapat berbentuk kolektif. Dan kolektivitas kecakapan sebagai seorang negarawan di kalangan masyarakat Indonesia secara keseluruhan membuat Indonesia menjadi lebih maju dan sejahtera,” tutur SBY.

Sebelumnya Pemimpin Appeal of Conscience Foundation (ACF), Rabbi Arthur Schneier, mengemukakan penganugerahan penghargaan World Statesman Award 2013 kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu merupakan pengakuan atas prestasinya dalam upaya internasional untuk memelihara perdamaian bersama dan adalah dorongan untuk meningkatkan hak asasi manusia, kebebasan beragama, dan kerja sama antar agama.

“Kami menganugerahkan World Statesman Award 2013 kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden dari negara berpenduduk muslim terbesar di dunia yang dipilih secara langsung, yang diakui atas upayanya mengejar perdamaian dan membantu Indonesia berkembang menjadi masyarakat demokratis, dan melawan ekstrimisme,” kata Rabbi Arthur Schneier.

Sebelum ini penghargaan serupa telah diberikan ACF kepada PM Kanada Stephen Harper, PM India Manmohan Singh, Presiden Perancis Nicholas Sarkozy, PM Jerman Angela Merkel, Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak, dan Presiden Mikhail Gorbachev.

Hadir dalam acara pemberian penghargaan tersebut antara lain Ibu Negara Ani Yudhoyono, mantan Menlu Amerika Serikat Henry Kissinger, Menlu Marty Natalegawa, Dubes RI di AS Dino Patti Djalal, Ketua Komunitas Muslim New York Imam Syamsi Ali, Archbishop Khajag Barsamian, dan Rev Fred Anderson.

Sebelumnya, sejumlah aktivis HAM Indonesia dan LSM menggalang petisi menolak penghargaan ini.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mau Dikubur di Mana Mayat Pelaku Serangan Paris?

Mau Dikubur di Mana Mayat Pelaku Serangan Paris?

Presiden Afsel Dukung Pemerkosa Dibui Seumur Hidup

Presiden Afsel Dukung Pemerkosa Dibui Seumur Hidup

British Museum Kembalikan 8 Barang Antik Hasil Curian saat Serang Iraq tahun 2003

British Museum Kembalikan 8 Barang Antik Hasil Curian saat Serang Iraq tahun 2003

KTT Mediterania Batal Gara-gara Israel

KTT Mediterania Batal Gara-gara Israel

Australia Meningkatkan Bantuan pada Indonesia

Australia Meningkatkan Bantuan pada Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya