Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Qusayr Dibantai, SNC Boikot Pertemuan di Jenewa

Bagikan:

Hidayatullah.com—George Sabra, ketua Koalisi Nasional Suriah (SNC) hari Kamis (30/5/2013) mengatakan bahwa oposisi tidak akan menghadiri pertemuan perdamaian internasional di Jenewa bulan depan, lansir Aljazeera.

Sabra menjelaskan, oposisi Suriah menunda partisipasinya sampai masyarakat internasional mengakhiri pendudukan Qusayr, sebuah kota di Provinsi Homs dekat perbatasan Libanon, yang diserang oleh pasukan rezim Bashar al-Assad dibantu oleh kelompok bersenjata Syiah, Hizbullah, dukungan Iran.

Dalam jumpa persnya di Istanbul, Turki, Sabra mengatakan bahwa selama pasukan Hizbullah masih terus menjajah wilayah Suriah, maka SNC tidak akan menghadiri pembicaraan damai.

Jurubicara SNC Khalid Saleh yang berbicara setelah Sabra mengatakan, warga sipil Suriah di Qusayr “terluka parah” dan Qusayr sepenuhnya dicabik-cabik oleh pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad.

“Warga spil tidak punya akses untuk mendapatkan air, listrik dan pembantaian massal terus berlangsung dar menit ke menit sementara rezim Assad terus menggunakan senjata” yang didapat dari sekutu-sekutunya, kata Saleh.

Saleh mengatakan, Liga Arab harus menghentikan pembantaian di Qusayr dan Hizbullah bertanggungjawab atas pembunuhan itu.

Pembicaraan damai di Jenewa itu digagas oleh Rusia, sekutu Suriah, dan juga Amerika Serikat.

SNC mengatakan sejak awal bahwa pihaknya akan berpartisipasi, jika proses perdamaian itu berujung pada turunnya Bashar al-Assad dari kursi kekuasaan.

Pengumuman boikot pertemuan Jenewa oleh SNC itu dinyatakan hanya beberapa jam setelah Assad mengatakan akan membalas serangan Israel yang diarahkan ke Surian.

Dalam wawancara yang disiarkan hari Selasa kemarin oleh Manar TV, stasiun televisi milik Hizbullah, Assad mengatakan bahwa kiriman pertama misil S-300 dari Rusia sudah diterima, dan sisanya akan segera datang.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Informasi dari Intelijen Jerman Kunci Ditemukannya Usamah Bin Ladin oleh Amerika

Informasi dari Intelijen Jerman Kunci Ditemukannya Usamah Bin Ladin oleh Amerika

Kritik Pemerintah, Para Mantan Hakim Minta Inggris Tampung Lebih Banyak Pengungsi

Kritik Pemerintah, Para Mantan Hakim Minta Inggris Tampung Lebih Banyak Pengungsi

Video Polisi Prancis Memukuli Pria Kulit Hitam Memicu Lebih Banyak Kemarahan atas Kekerasan Polisi

Video Polisi Prancis Memukuli Pria Kulit Hitam Memicu Lebih Banyak Kemarahan atas Kekerasan Polisi

Permintaan Maaf Paus Benediktus XVI Ditolak

Permintaan Maaf Paus Benediktus XVI Ditolak

Meski Kemungkinan Menang, AS Akan Terus Dilawan Dunia

Meski Kemungkinan Menang, AS Akan Terus Dilawan Dunia

Baca Juga

Berita Lainnya