Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Belum Mati, Harta Nelson Mandela Sudah Diperebutkan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Nelson Mandela mengatakan tidak ingin putri-putrinya terlibat dalam urusan keuangan miliknya, klaim salah seorang pengacara Mandela dalam dokumen pengadilan yang terkait dengan perebutan aset-aset pahlawan anti apartheid Afrika Selatan itu.

“Mandela menjelaskan kepada (putri-putrinya) Makaziwe dan Zenani bahwa dia tidak ingin mereka ikut campur dalam urusannya,” kata Bally Chuene, pemegang kuasa dari Mandela, dalam dokumen yang dilihat oleh koran Star, lapor AFP Jumat (17/5/2013).

“Orang-orang yang dia inginkan terlibat hanyalah saya sendiri, pengacara Bizos … dan beberapa orang yang ditunjuk lainnya.”

Chuene adalah salah satu administrator yang ditunjuk Mandela untuk mengelola perusahaan investasinya, Harmonieux Investment Holdings dan Maqnifique Investment Holdings, yang konon bernilai lebih dari USD1,7 juta.

Chuene mengatakan motif dari putri-putri Mandela untuk ikut menangani aset ayah mereka adalah agar mendapatkan akses atas uang Mandela.

Bulan lalu, Zenani dan Makaziwe mengajukan tuntutan hukum agar Chuene, pengacara George Bizos dan seorang anggota kabinet Tokyo Sexwale dicopot dari jajaran pengurus aset Mandela.

Kedua putri Mandela beralasan, ketiga pria itu tidak pernah ditunjuk sebagai pemegang saham atau direktur dari perusahaan-perusahaan Mandela yang didirikan tahun 2004 guna menyalurkan karya-karya seni ikon pejuang hak asasi rakyat Afrika Selatan itu.

Pada karya seni eksklusif asli buatan Mandela terdapat cap tangan khas pemenang hadiah Nobel Perdamaian tersebut.

Chuene juga mengatakan bahwa Mandela ingin agar Makaziwe dan Zenani dicoret dari daftar komisaris perusahaan, setelah keduanya diangkat oleh mantan pengacara Mandela, Ismail Ayob, tanpa sepengetahuannya.

Mandela sudah memecat Ayob sebagai pengacaranya, menyusul suatu kesalahan yaang dilakukannya.

Bizos, yang berkawan dengan Mandela sejak lama, mengatakan akan melawan gugatan hukum yang ada, dengan mengatakan bahwa Mandela secara eksplisit meminta mereka untuk membantu mengelola sebagian dari asetnya.

Selama enam bulan terakhir, kondisi kesehatan Nelson Mandela kritis. Saat ini ikon perlawanan kulit hitam terhadap kulit putih berusia 94 tahun itu masih dalam perawatan medis di rumahnya di Johannesburg.

Pengadilan belum memutuskan tanggal sidang perkara sengekata pengelola kekayaan Mandela.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Narkotika, Cara Baru Israel Melumpuhkan Pemuda Palestina

Narkotika, Cara Baru Israel Melumpuhkan Pemuda Palestina

Calon Mendagri Jerman Janji Perbanyak Deportasi

Calon Mendagri Jerman Janji Perbanyak Deportasi

Otoritas Palestina Bantah Loloskan Buku “Versi Israel”

Otoritas Palestina Bantah Loloskan Buku “Versi Israel”

7 Zionis Tewas Karena Racun Tikus dari Mesir

7 Zionis Tewas Karena Racun Tikus dari Mesir

Seperlima Rakyat Iraq Buta Huruf

Seperlima Rakyat Iraq Buta Huruf

Baca Juga

Berita Lainnya