Sabtu, 13 Februari 2021 / 2 Rajab 1442 H

Internasional

Lagi, Ratusan Mahasiswa Al-Azhar Keracunan Makanan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Jumlah mahasiswa Universitas Al-Azhar, Kairo, yang mengalami keracunan makanan sejak hari Senin kemarin bertambah menjadi 179 orang, lapor kantor berita pemerintah MENA Selasa (30/4/2013), meskipun kebanyakan tidak parah.

Hari Selasa ini pihak kejaksaan Mesir menuntut kepala asrama dan kepala dapur asrama, serta delapan orang lainnya dengan dakwaan lalai dan melanggar peraturan.

Puluhan mahasiswa Al-Azhar dilarikan ke rumah sakit hari Senin setelah makan di kantin kampus.

Ini merupakan kejadian kedua kalinya selama bulan April, setelah pada awal bulan hampir 500 mahasiswa harus dirawat karena keracunan makanan.

Menyusul kasus keracunan pertama pada awal bulan April ini, berbagai media mengabarkan bahwa Grand Syaikh Al-Azhar Ahmad Al-Tayib memecat rektor Al-Azhar Usamah Muhammad Al-Abd. Namun beberapa hari kemudian kabar itu dibantah Al-Azhar lewat situs resminya.

Hari Selasa siang, para mahasiswa yang marah menutup pintu-pintu gedung administrasi di mana manajemen universitas sedang menggelar pertemuan guna membahas masalah keracunan tersebut.

Marah atas sikap universitas yang membiarkan masalah itu terjadi, mahasiswa menuntut agar pimpinan Al-Azhar serta jajarannya dipecat dari jabatan mereka.

Hari Senin malam, ratusan mahasiswa Al-Azhar menutup Jalan Nasr dekat kampus mereka dan terlibat bentrokan dengan polisi, yang mencoba membubarkan mereka dengan gas air mata.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Starbucks Masuk Italia, Yakin Laku?

Starbucks Masuk Italia, Yakin Laku?

AS dan Bush Hadapi Masalah Serius di Iraq

AS dan Bush Hadapi Masalah Serius di Iraq

Gerakan BDS Mesir Ajak Warga Dukung Intifadah Palestina

Gerakan BDS Mesir Ajak Warga Dukung Intifadah Palestina

Lucu, “Teroris” Hadiri Sidang Memerangi Terorisme

Lucu, “Teroris” Hadiri Sidang Memerangi Terorisme

Polisi Afsel Menyita Kamera Pengintai Reuters dan AP

Polisi Afsel Menyita Kamera Pengintai Reuters dan AP

Baca Juga

Berita Lainnya