Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ketua Komunitas Yahudi Mesir Meninggal

Bagikan:

Hidayatullah.com—Carmen Weinstein, pemimpin komunitas Yahudi di Mesir, meninggal pada hari Sabtu (13/4/2013) dalam usia 84 tahun, kata seorang teman dan pengacaranya dilansir AFP.

Weinstein yang memperjuangkan pelestarian sinagog-sinagog dan situs-situs Yahudi di Mesir itu meninggal karena sebab alami, kata Magda Haroun, salah seorang anggota komunitas Yahudi Mesir.

“Dia adalah wanita yang kuat. Dia berjuang untuk menyelamatkan makam-makam Yahudi dan sinagog-sinagog,” kata Haroun.

Di tahun terakhir masa hidupnya, dia menghadapi tuduhan penipuan terkait penjualan apartemen-apartemen dan vonis tiga tahun penjaranya dibatalkan. Weinstein tidak pernah mendekam dalam penjara.

Weinstein akan dikubur di Pemakaman Yahudi Kairo, kata Haroun, setelah pemilihan pemimpin komunitas Yahudi.yang baru.

Sementara menurut laporan Associated Press, Weinstein akan dikubur hari Kamis mendatang di Pemakaman Yahudi terbesar di Mesir, Bassatine, yang eksistensi dan pelestariannya diperjuangkannya. Weinstein dikabarkan berhasil mengembalikan kondisi pemakaman itu sebagian, sementara lainnya masih teronggok tak terurus.

Jumlah komunitas Yahudi Mesir diperkirakan tidak lebih dari 200 orang. Sebanyak 80.000 orang Yahudi diperkirakan keluar dari Mesir pada masa Perang Arab-Israel 1948 menyusul pembentukan negara Yahudi Israel, tulis AFP.

Associated Press yang mengutip keterangan Magda Haroun melaporkan, hanya sekitar 40 Yahudi Mesir yang masih tinggal di negeri itu, terpencar di Kairo dan kota Alexandria.

Dia dan Weinstein merupakan generasi Yahudi yang tersisa di Mesir. Ayah Weinstein pemilik percetakan besar di pusat kota Kairo, tempat di mana Carmen Weisntein pernah bekerja selama 50 tahun setelah ayahnya meninggal. Tempat usaha itu kita masih ada dan beralih menjual alat-alat tulis dan kantor. Seperti sisa-sisa Yahudi lain di Mesir, Weinstein masuk sekolah dan universitas bersama dengan warga Muslim dan Kristen. Weinstein lulusan Universitas Kairo dan juga American University di Kairo, di mana dia belajar sastra.

Terakhir Weinstein menggelar perayaan Passover (peringatan pembebasan yahudi dari perbudakan Firaun Mesir oleh Nabi Musa) bulan Maret lalu di sinagog utama di Mesir yang dihadiri sekitar 50 orang Yahudi, yang sebagian besar diplomat.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Aparat Tangkap Jubir Ikhwanul Muslimin,  Bekukan 25 Aset Anggotanya

Aparat Tangkap Jubir Ikhwanul Muslimin, Bekukan 25 Aset Anggotanya

Mursy Akan Pilih Wakil dari Koptik dan Perempuan

Mursy Akan Pilih Wakil dari Koptik dan Perempuan

Air Suci Biang Kerok Wabah Diare di Ethiopia

Air Suci Biang Kerok Wabah Diare di Ethiopia

Haram Berbuka Puasa karena Berolah Raga

Haram Berbuka Puasa karena Berolah Raga

Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Terberat Kasus Manning

Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Terberat Kasus Manning

Baca Juga

Berita Lainnya