Ahad, 28 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Internasional

Zionis: Serangan Siber 7 April Tidak Parah

Bagikan:

Hidayatullah.com—Serangan siber oleh para peretas yang sengaja menarget situs-situs milik Israel akhir pekan ini dirasakan oleh Zionis, tetapi kata para pejabatnya serangan itu tidak menyebabkan gangguan serius.

Yitzhak Ben Yisrael dari Biro Siber Nasional Israel mengatakan hari Ahad ini (7/4/2013) bahwa kebanyakan serangan para hacker gagal menjebol situs-situs penting milik pemerintah.

“Sejauh ini seperti yang diharapkan, nyaris tidak ada kerusakan yang berarti,” kata Ben Yisrael dikutip Aljazeera.

“Anonymous tidak mempunyai keterampilan untuk merusak infrastruktur vital milik negara ini. Dan jika memang itu tujuannya, maka dia tidak akan mengumumkan waktu serangannya. Dia hanya ingin menimbulkan kegaduhan di media tentang isu-isu yang lekat dihatinya,” kata Ben Yisrael.

Serangan yang dimaksud adalah serangan 7 April 2013 yang sebelumnya sudah diumumkan pada akhir Maret lalu oleh hacktivist Anonymous dalam kerangka aksi yang dinamai #OpIsrael. Baca berita sebelumnya: Hacktivist Anonymous Janji 7 April Lenyapkan Zionis Israel.

“Kalian sudah menunjukkan bahwa kalian tidak menghormati hukum internasional,” kata kelompok itu dalam videonya yang dirilis online, ditujukan kepada pemerintah Zionis Israel penjajah Palestina.

Biro Statistik Israel tidak bisa diakses pada Ahad pagi ini, namun tidak jelas apakah hal itu disebabkan aktivitas para peretas, lapor Aljazeera.

Berbagai media juga melaporkan, situs-situs Kementerian Pertahan, Kementerian Pendidikan Israel, dan juga bank-bank mendapatkan serangan malam sebelumnya, namun kebanyakan sudah berhasil dipulihkan kembali.

Koran Zionis Haaretz melaporkan, hampir 19.000 akun Facebook milik orang Israel berhasil ditembus oleh para peretas yang berafiliasi dengan Anonymous.

Nopember 2012, para peretas menerobos situs-situs milik pemerintah Israel pada malam serangan Zionis ke Jalur Gaza, tapi gagal menimbulkan kerusakan serius, kata laporan kantor berita Associated Press.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

bangsamoro

Proses Normalisasi di Bangsamoro Membutuhkan Waktu Hingga 2025

Diwarnai Baku Hantam, Pencabutan Imunitas Anggota Parlemen Turki Disetujui

Diwarnai Baku Hantam, Pencabutan Imunitas Anggota Parlemen Turki Disetujui

Sepertiga Penduduk Yaman Menderita Kelaparan Kronis

Sepertiga Penduduk Yaman Menderita Kelaparan Kronis

Pemerintah Tunisia Rencanakan Pemilu

Pemerintah Tunisia Rencanakan Pemilu

Buku Notes Sopir Ungkap Praktik Suap-Menyuap Pejabat Tinggi Argentina

Buku Notes Sopir Ungkap Praktik Suap-Menyuap Pejabat Tinggi Argentina

Baca Juga

Berita Lainnya