Rabu, 20 Oktober 2021 / 13 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Pria Iran Mengaku Latih Sniper Pasukan Assad

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang pria, yang dilaporkan merupakan seorang warga Iran dan berada dalam tawanan Tentara Pembebasan Suriah (FSA), hari Kamis (4/4/2013) kepada Al-Arabiya mengaku menjadi pelatih bagi para penembak jitu (sniper) pasukan rezim Bashar al-Assad.

Orang itu mengaku melatih para pria di Provinsi Idlib, wilayah selatan Suriah, dan dia mengaku sudah berada di sana selama berbulan-bulan.

“Nama saya Hamid Wathouq, saya berasal dari kota Shiraz. Saya tinggal di Al-Fouaa dan Kafriya selama lima bulan untuk bekerja dengan para penembak jitu. Di Iran, saya bekerja untuk Basij [organisasi paramiliter Iran]. Saya ingin bantuan dari republik Islam itu,” katanya di depan kamera Al-Arabiya.

Wathouq diduga masuk ke Suriah dari Turki. Dia mengatakan dari sana prajurit-prajurit Iran kemudian menyebar ke Suriah untuk membantu pasukan Bashar al-Assad memerangi kelompok oposisi.

“Di Al-Fouaa dan Kafriya, Busra, Tartus dan Damaskua, terdapat prajurit-prajurit Iran yang berperang bersama tentara Assad,” katanya.

Para pemimpin FSA mengatakan, penangkapan Wathouq merupakan “temuan yang berharga” dan menjadi bukti tak terbantahkan yang menentang klaim Bashar al-Assad, yang mengatakan tidak ada pasukan Iran atau Hizbullah di Suriah.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

AS Kebakaran Jenggot Larangan Impor Ayam

AS Kebakaran Jenggot Larangan Impor Ayam

Nigeria Bersikukuh Anti Homoseksual

Nigeria Bersikukuh Anti Homoseksual

Polisi Australia Tangkap Orang yang Bepergian Jauh dari Rumahnya dan Menolak Pakai Masker

Polisi Australia Tangkap Orang yang Bepergian Jauh dari Rumahnya dan Menolak Pakai Masker

Buzzfeed Ungkap Kamp Penahanan Xinjiang juga Digunakan sebagai Kamp Kerja Paksa

Buzzfeed Ungkap Kamp Penahanan Xinjiang juga Digunakan sebagai Kamp Kerja Paksa

British American Tobacco Hengkang dari Myanmar

British American Tobacco Hengkang dari Myanmar

Baca Juga

Berita Lainnya