Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Saudi Beri Izin Pendirian Klub Olahraga Perempuan

Bagikan:

Hidayatullah.com–Arab Saudi untuk pertama kalinya memberi izin pendirian klub olahraga untuk perempuan. Demikian diberitakan harian al-Watan, dilansir Al Arabiya, Minggu (31/03/2013).

Tahun lalu kerajaan Islam ini juga telah mengirim atlet wanita ke Olimpiade untuk pertama kalinya. Sampai saat ini, tempat latihan perempuan, termasuk gimnastik, masih memerlukan izin dari Departemen Kesehatan dan ditetapkan sebagai “pusat kesehatan”.

April tahun lalu Watan, yang dimiliki seorang pangeran Saudi, melaporkan, pemerintah telah membentuk satu komite menteri untuk mengizinkan pendirian klub olahraga perempuan. Ketua Umum Kesejahteraan Pemuda, yang membawahi kegiatan olahraga, sejauh ini hanya mengatur klub pria.

Pada tahun 2009 seorang anggota dewan ulama negara itu mengatakan, anak-anak perempuan sebaiknya tidak bermain olahraga untuk menjaga “keperawanan mereka”. Itu sebabnya di sekolah negeri khusus anak perempuan tidak memiliki kelas olahraga.

Watan mengatakan pada hari Jumat, Kementerian Dalam Negeri telah memutuskan untuk memberi izin klub olahraga perempuan, setelah melakukan sejumlah studi.

Pada bulan Agustus dua perempuan Saudi, seorang judoka dan pelari cepat, menjadi yang pertama untuk berlaga mewakili negara mereka di Olimpiade. Setidaknya satu perempuan saat ini sedang berlatih di luar negeri.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

India Tes Rudal Antarbenua Agni-V

India Tes Rudal Antarbenua Agni-V

Iraq Himbau Warganya Tinggalkan Suriah

Iraq Himbau Warganya Tinggalkan Suriah

Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Ditahan karena Menghasut Kekerasan

Mantan Presiden Iran Ahmadinejad Ditahan karena Menghasut Kekerasan

Iran Stop Sementara Rusia  Gunakan Pangkalan Militernya untuk Serang Suriah

Iran Stop Sementara Rusia Gunakan Pangkalan Militernya untuk Serang Suriah

Enggan Gunakan Kerudung,  Calon Presiden Prancis Batal Bertemu Mufti Libanon

Enggan Gunakan Kerudung, Calon Presiden Prancis Batal Bertemu Mufti Libanon

Baca Juga

Berita Lainnya