Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

E-mail Skandal Diobok-Obok, Jenderal John Allen Mundur

Bagikan:

Hidayatullah.com—Jenderal John Allen komandan tertinggi pasukan Amerika Serikat di Afghanistan memilih untuk pensiun, hanya beberapa pekan sebelum ditunjuk sebagai pimpinan militer NATO.

Dilansir The Guardian Selasa (19/2/2013), Presiden Barack Obama mengumumkan dalam sebuah pernyataannya bahwa dia menerima permintaan Allen untuk pensiun dengan alasan agar “bisa memberikan perhatian pada masalah kesehatan di dalam keluarganya.”

Keputusan mundur dan menolak menjadi pimpinan militer NATO diambil Allen menyusul penyelidikan memalukan yang dilakukan oleh Pentagon atas akun surat elektroniknya, sehingga mengungkap hubungan mesranya dengan seorang wanita bersuami. Penyelidikan Pentagon itu terkait kasus skandal seks direktur CIA David Petraeus, yang akhirnya mengundurkan diri.

Kepada Washington Post Allen mengatakan, penyelidikan kasus itu menambah penderitaan istrinya yang sedang sakit-sakitan, mengidap berbagai macam penyakit termasuk kelainan sistem imun.

“Selama lebih dari 35 tahun, Kathy tercinta setia mendampingi saya sehingga saya bisa mengabdikan diri kepada negara,” kata Allen saat mengumumkan pengunduran dirinya.

Pencalonan diri Allen sebagai komandan militer tertinggi NATO sempat ditangguhkan pada bulan Nopember tahun lalu, menyusul penyelidikan FBI atas skandal seks Petraeus dengan penulis biografinya Paula Broadwell, yang kemudian menyeret nama Allen dan seorang wanita lain.

Seorang wanita sosialita asal Tampa bernama Jill Kelley diketahui mengirimkan e-mail kepada Allen, berisi keluhan atas Broadwell yang mengiriminya surat ancaman agar menjauhi David Petraeus. Tampa adalah kota di mana kedua pejabat militer AS itu pernah bertugas.

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan, Allen dan Kelley ternyata sudah menjalin komunikasi erat sejak lama lewat ribuan e-mail. Pentagon mengatakan, isi surat-surat elektronik mereka sebagian merupakan e-mail bernada rayuan seksual dan intim.

Meskipun penyelidikan lebih lanjut oleh Departemen Pertahanan AS itu membebaskan Allen dari tuduhan pelanggaran etika militer apapun, namun terbongkarnya hubungan Allen dengan Kelley terlanjur membuat malu komandan perang teritinggi Amerika Serikat di Afghanistan itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Rakyat Madaya Kelaparan, Hizbullah Bombardir Sekolah

Rakyat Madaya Kelaparan, Hizbullah Bombardir Sekolah

Arab Saudi Menyuntikkan Dana US $ 1,04 Miliar untuk Sudan

Arab Saudi Menyuntikkan Dana US $ 1,04 Miliar untuk Sudan

Arkeolog Mengungkap Temuan Gereja Kuno di Ethiopia

Arkeolog Mengungkap Temuan Gereja Kuno di Ethiopia

Netanyahu: Amerika Mudah Dibohongi

Netanyahu: Amerika Mudah Dibohongi

Wakil Ketua Majelis Tinggi Parlemen Inggris Mundur karena Pesta Seks dan Narkoba

Wakil Ketua Majelis Tinggi Parlemen Inggris Mundur karena Pesta Seks dan Narkoba

Baca Juga

Berita Lainnya