Rabu, 27 Oktober 2021 / 20 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Konferensi Internasional Ekonomi Syariah Diadakan di Jerman

Bagikan:

Hidayatullah.com–Puluhan karya tulis bertema ekonomi Islam akan ditampilkan dalam Konferensi Internasional Ekonomi Syariah pada 9 Februari, yang akan diselenggarakan oleh Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia di Hannover, Jerman.

“Konferensi ekonomi syariah ini akan memaparkan konsep ekonomi Islam secara komprehensif sehingga peserta dan masyarakat umum dapat melihat perbedaan nyata antara sistem syariah dengan sistem ekonomi lainnya,” kata salah satu panitia penyelenggara, Adhipati Y Indradiningrat dalam pernyataannya di Delft, Senin (4/2/2013).

Dia menjelaskan, konferensi ekonomi syariah yang bertema “Relevansi Ekonomi Syariah di Tengah Turbulensi Ekonomi Global” tersebut bertujuan merangkum gagasan-gagasan seputar ekonomi syariah.

“Makalah-makalah konferensi akan menjadi kontribusi nyata dalam proses upaya merumuskan solusi-solusi terhadap masalah perekonomian aktual di dunia,” ujar Adhipati, dalam laman Bisnis.

Lulusan Fachhochschule (universitas sains terapan) Hannover, Jerman, ini melanjutkan, ekonomi syariah semakin diterima masyarakat dunia seiring dengan kenyataan bahwa sistem ini mampu bertahan di saat krisis ekonomi kapitalisme melanda Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.

Adhipati mengatakan, konferensi ekonomi syariah dan penulisan paper dengan tema yang sama mendapat sambutan baik dan dukungan dari berbagai pihak.

“Bahkan semakin banyak masyarakat tertarik dan ingin tahu bentuk-bentuk penerapan konsep syariah dalam berbagai bidang kehidupan, dan solusi-solusi syariah terhadap berbagai permasalahan ekonomi dan sosial yang ada saat ini,” katanya.

Lebih dari 40 makalah diajukan dari berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, Georgia, Italia, Inggris, Australia dan Jerman. “Ini menunjukkan masyarakat sangat antusias memberikan kontribusinya pada perkembangan ekonomi syariah di dunia,” kata Adhipati.

Dia menjelaskan, penulis makalah ekonomi syariah tersebut sebagian besar merupakan akademisi, peneliti, dan mahasiswa.

Menurut Adhipati, proses seleksi makalah melibatkan para pakar dari berbagai universitas, terdiri dari Dr. Revrisond Baswir dari Universitas Gajah Mada (Indonesia), Prof. Ruzita Mohd. Amin dari Universitas Islam Malaysia Internasional, Prof. Abdul Azim Islahi dari Universitas King Abdul Aziz (Arab Saudi), Prof. Toseef Azid dari Lembaga Pendidikan Tinggi The Markfield (Inggris), Prof. Masudul Alam Choudury dari Universitas Sultan Qaboos (Oman), Prof. Valeed Ahmad Ansari dari Universitas Aligarh Muslim (India), dan Dr. Shiozaki Yuki dari Universitas Doshisa (Jepang).

Para penulis yang makalahnya telah disetujui oleh tim penelaah akan diberi kesempatan untuk membawakan topik mereka pada konferensi tersebut yang antara lain membahas pembangunan dan kebijakan ekonomi makro.

Makalah-makalah ini akan diterbitkan dalam publikasi dan jurnal ilmiah berstandar internasional, setelah melalui proses penelaahan lebih lanjut, kata Adhipati.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Takut Kelaparan Seorang Pensiunan Yunani Bunuh Diri

Takut Kelaparan Seorang Pensiunan Yunani Bunuh Diri

Bekas Polisi Chechnya Dibayar untuk Membunuh Tokoh Oposisi Rusia

Bekas Polisi Chechnya Dibayar untuk Membunuh Tokoh Oposisi Rusia

Prancis Justru Larang Pengunjuk Rasa Menentang Kartun Menghina Nabi

Prancis Justru Larang Pengunjuk Rasa Menentang Kartun Menghina Nabi

Amien Rais di UNDP: Jangan Terlalu Percaya AS

Amien Rais di UNDP: Jangan Terlalu Percaya AS

Hakim Membuka Penyelidikan Ancaman Islamofobia terhadap Relawan Muallaf Italia, Silvia Romano

Hakim Membuka Penyelidikan Ancaman Islamofobia terhadap Relawan Muallaf Italia, Silvia Romano

Baca Juga

Berita Lainnya