Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Malaysia Lebih Ideal Bagi Turis Muslim Daripada Indonesia

Bagikan:

Hidayatullah.com—Malaysia menjadi negara paling ideal dijadikan tempat berlibur wisatawan Muslim, sementara Arab Saudi berada di posisi keempat. Demikian menurut situs pemeringkat wisata halal Cresentrating yang berbasis di Singapura, Rabu (15/1/2013).

Dilansir Arab News, Arab Saudi berada di posisi keempat sebagai negara tujuan wisata yang paling Muslim-friendly, paling mudah untuk diakses dan dinikmati oleh pelancong Muslim. Tempat pertama diduduki oleh Malaysia dengan poin 8,3 dari skala 1-10, diikuti di tempat kedua oleh Mesir dengan poin 6,7, dan ketiga oleh Uni Emirat Arab bersama Turki dengan poin 6,6.

Menurut Cresentrating, peringkat itu disusun berdasarkan beberapa kriteria, seperti ketersediaan makanan halal, fasilitas ibadah (masjid atau mushalah), akomodasi yang memenuhi standar halal, tempat tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi dan lainnya di negara terkait.

Lima puluh negara yang dinilai oleh Cresentrating separuh di antaranya merupakan negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Di posisi keenam dengan poin 6,1 ditempati oleh Indonesia, Maroko dan Yordania. Disusul oleh Brunei, Qatar, Tunisia dan Oman dengan poin 6,0.

Malaysia menempati peringkat pertama selama 3 tahun berturut-turut. Negara jiran itu “tetap menjadi tempat terbaik untuk menikmati liburan anda dan pada saat yang sama tidak perlu khawatir untuk mencari makanan halal dan tempat shalat, karena tersedia di hampir seluruh tempat,” kata Cresentrating.

Di luar negara OKI, Singapura menjadi negara yang danggap paling ideal untuk wisatawan Muslim, dengan skor 6,3 atau menempati posisi kelima dari peringkat keseluruhan.

Di belakang Singapura, berturut-turut ada Bosnia-Herzegovina, Thailand, Afrika Selatan, India, Inggris, Sri Lanka, Australia, Jerman dan Hong Kong.

Untuk wisata belanja, kota yang dianggap paling cocok untuk wisatawan Muslim adalah Dubai, Kuala Lumpur, Istanbul, Jeddah, Singapura, Kairo, Abu Dhabi, New Delhi, London, serta Doha.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Jaringan Raksasa Farmasi di AS Hentikan Penjualan Produk Tembakau

Jaringan Raksasa Farmasi di AS Hentikan Penjualan Produk Tembakau

China Karantina 400.000 Orang Dekat Beijing

China Karantina 400.000 Orang Dekat Beijing

Bangladesh Blokir Akses Telepon Genggam di Kamp Pengungsian Rohingya

Bangladesh Blokir Akses Telepon Genggam di Kamp Pengungsian Rohingya

Generasi Muda Kristen AS Tak Lagi ke Gereja

Generasi Muda Kristen AS Tak Lagi ke Gereja

Presiden SBY Serukan Perkuat Diplomasi untuk Palestina

Presiden SBY Serukan Perkuat Diplomasi untuk Palestina

Baca Juga

Berita Lainnya