Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Assad Alami Gangguan Psikologis Berupa Narsistik

Bagikan:

Hidayatullah.com—Meskipun mengetahu wilayah Suriah sebagian besar sudah jatuh ke tangan pasukan oposisi yang menentangnya, dan mengetahui bahwa pasukan rezimnya mengalami perpecahan terus-menerus serta banyak terjadi pembelotan, Presiden Suriah Bashar al-Assad bersikukuh dirinya masih memegang kekuasaan dan akan keuar dari konflik sekarang ini sebagai pemenang.

Para pemimpin negara Barat mengatakan, Assad sudah kehilangan sentuhannya dengan realita, sebab ketika dia berbicara dirinya sibuk membahas reformasi padahal jelas-jelas rakyat ingin agar dia digulingkan, kalau tidak mungkin digantung.

Kondisi Assad yang demikian menurut seorang psikolog, Jamal Tuwairqi, disebabkan karena Assad mengalami gangguan psikologis berupa narsistik.

“Dia merendahkan orang lain dan melihat dirinya sendiri sebagai yang paling penting,” kata Tuwairqi dalam wawancaranya dengan Al-Arabiya.

Mencermati pidato Assad belakangan ini, setelah lebih dari setahun dia menghadapi pertumpahan darah dan kehancuran di negerinya, Tuwairqi melihat bahwa Assad sudah kehilangan hubungan dengan dunia nyata, dia hidup tanpa menyadari reaita yang ada di depan matanya, yang mana gejala ini biasa terjadi di kalangan orang penderita gangguan mental berupa narsistik, lansir Al-Arabiya (14/1/2013).

Dalam pidato 6 Januari lalu, Assad mengungkapkan tentang “rencana perundingan damai” dengan perwakilan dari kelompok oposisi. Namun, pada saat yang sama dia juga mengatakan bahwa dirinya tidak akan mengikutsertakan dalam perundingan itu para boneka bentukan Barat, yang mana maksudnya tidak lain adalah oposisi Suriah.

Assad juga berulang kali menegaskan bahwa oposisi Suriah terkait dengan kelompok Al-Qaidah dan Islam radikal. Padahal kenyataannya Al-Qaidah dianggap sebagai musuh besar oleh Amerika Serikat, salah satu dari banyak negara yang meminta Assad mundur dan mendukung oposisi Suriah.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Iran: 3 Tokoh Garda Revolusi Tewas Ditangan ISIS

Iran: 3 Tokoh Garda Revolusi Tewas Ditangan ISIS

Al Ikhwan Dukung Caleg Qibhty Bukan Salafy

Al Ikhwan Dukung Caleg Qibhty Bukan Salafy

Bahan Makanan Donasi Dibiarkan Membusuk di Zimbabwe

Bahan Makanan Donasi Dibiarkan Membusuk di Zimbabwe

Agen DEA dan Secret Service Didakwa Mencuri Bitcoin >$800.000

Agen DEA dan Secret Service Didakwa Mencuri Bitcoin >$800.000

Zionis Israel Bantu AS dalam Perang di Afghanistan

Zionis Israel Bantu AS dalam Perang di Afghanistan

Baca Juga

Berita Lainnya