Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Libya Pererat Hubungannya dengan Amerika Serikat

Bagikan:

Hidayatullah.com—Wakil menteri pertahanan Amerika Serikat untuk urusan intelijen, Michael G. Vickers, melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Libya Ali Zeidan di Tripoli Senin malam lalu. Vickers dalam kunjungan singkatnya ke Libya itu didampingi oleh charge d’affaires AS yang baru William Roebuck, lapor Libya Herald (8/1/2013).

Dalam pembicaraan mereka, Zeidan mengatakan bahwa Libya ingin mempererat hubungannya dengan Amerika Serikat, tulis website milik pemerintah Tripoli. Zeidan menyampaikan penghargaannya untuk duta besar AS yang tewas akibat serangan beberapa waktu lalu, Chris Stevens, dan untuk bantuan AS selama revolusi menggulingkan Muammar Qadhafi. Zeidan mengatakan, Libya sekarang berharap bisa bekerjasama dengan AS dalam bidang militer, terutama dalam meodernisasi pasukan keamanannya.

Perdana meneri Libya itu juga mencatat bantuan-bantuan AS dibidang lainnya, seperti di bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan teknik dan pelatihan untuk masyarakat serta pembangunan demokrasi.

Dia mengatakan bahwa Libya mengharapkan Washington mendukung terwujudnya perdamaian di Timur Tengah.

Pejabat menteri luar negeri sekaligus menteri kerjasama internasional, Muhammad Abdulaziz, mengatakan bahwa Libya meminta bantuan Amerika Serikat untuk melacak keberadaan uang yang dikuasai rezim Qadhafi dulu. Disamping itu Libya ingin memiliki teknologi perlindungan perbatasan buatan AS.*

Rep: Ama Farah
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Diduga Salahgunakan Sumbangan Kaum Miskin, Kardinal Vatikan Mundur

Diduga Salahgunakan Sumbangan Kaum Miskin, Kardinal Vatikan Mundur

Erdogan: Taliban dan ISIS/ISIL Penyebab Islamophobia

Erdogan: Taliban dan ISIS/ISIL Penyebab Islamophobia

Tentara Inggris yang Hilang di Afghanistan Diyakini Tewas

Tentara Inggris yang Hilang di Afghanistan Diyakini Tewas

Hanya 6 Positif dari 128.000 Warga Hong Kong yang Jalani Tes Covid-19 Massal

Hanya 6 Positif dari 128.000 Warga Hong Kong yang Jalani Tes Covid-19 Massal

Sudah Mati Berkalang Tanah Michael Jackson Masih Dikejar Gugatan Hukum

Sudah Mati Berkalang Tanah Michael Jackson Masih Dikejar Gugatan Hukum

Baca Juga

Berita Lainnya