Ahad, 24 Oktober 2021 / 17 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Uskup Irlandia Kritik Legalisasi Aborsi

Bagikan:

Hidayatullah.com—Pemerintah Iralandia mengumumkan akan melegalisasi aborsi dalam kondisi di mana nyawa ibu dalam bahaya, sebuah keputusan yang dirtentang sejumlah uskup.
Tindakan itu diambil menyusul kematian Savita Halappanvar. Wanita berusia 31 tahun itu hamil 17 minggu. Dia meninggal di rumah sakit Universitas Galwy setelah keguguran. Keluarganya mengatakan, wanita itu telah berungkali diaborsiu, tetapi selalu ditolak. Kasus itu saat ini sedang diselidiki aparat kesehatan Iralandia.

Empat uskup di Irlandia menentang keputusan itu, termasuk Kardinal Sean Brady.

Aborsi di Irlandia illegal, kecuali terbukti nyata nyawa ibu dalam bahaya. Meskipun demikian, sampai saat ini pemerintah belum memberikan petunjuk dalam keadaan seperti apa dokter boleh melakukan aborsi.

Pemerintah Irlandia mengatakan aturan baru itu merupakan kombinasi legalisasi dan regulasi kasus di mana  nyawa wanita hamil tidak dalam bahaya. Peraturan akan dibuat sesuai konvensi HAM Eropa.

Menteri kesehatan James Reilly mengatakan, peraturan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga dan memastikan keselamatan para wanita hamil.

Dalam pernyataan bersama para uskup Irlandia yang menentang peraturan itu mengatakan, bahwa peraturan baru akan mengubah secara mendasar praktik medis di Irlandia.

“Hal itu akan membuka jalan bagi pembunuhan atas anak-anak yang tidak diinginkan lahir. Hal itu tidak dapat dibenarkan secara moral dalam keadaan apapun,” dikutip BBC (18/12/2012).*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Vietnam Minta Bantuan Para Dubes Asing untuk Mendapatkan Vaksin Covid-19

Vietnam Minta Bantuan Para Dubes Asing untuk Mendapatkan Vaksin Covid-19

Ada-ada Saja, Doa “Piala Dunia” dari Uskup Inggris

Ada-ada Saja, Doa “Piala Dunia” dari Uskup Inggris

Dua Masjid di Prancis Ditembaki

Dua Masjid di Prancis Ditembaki

Sebagian Salafiyah “Membelot” Pilih Mursy

Sebagian Salafiyah “Membelot” Pilih Mursy

Israel akan Memungut Pajak dari Perusahaan Online Internasional

Israel akan Memungut Pajak dari Perusahaan Online Internasional

Baca Juga

Berita Lainnya