Ahad, 14 Februari 2021 / 2 Rajab 1442 H

Internasional

Rusia dan Prancis Dukung Peningkatan Status Palestina

Bagikan:

Hidayatullah.com–Moskwa akan memberikan suara mendukung peningkatan status Palestina di PBB, kata Kementerian Luar Negeri Rusia, Rabu (28/11/2012).

“Federasi Rusia akan memberikan suara yang mendukung resolusi ini sesuai dengan sikap dasar kami,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan menjelang pemungutan suara di Majelis Umum PBB pada Kamis.

Rusia, negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, telah lama menyatakan akan mendukung resolusi yang memberi Palestina status “negara bukan anggota”.

“Dukungan kami atas keputusan Majelis Umum ini juga didasari oleh kenyataan bahwa langkah ini di pihak Palestina tidak dianggap oleh mereka sebagai… alternatif bagi proses perdamaian di Timur Tengah,” kata kementerian itu.

“Pada tahapan ini upaya-upaya internasional dan regional perlu dipusatkan untuk memulai segera negosiasi langsung Palestina-Israel,” tambahnya.

Mayoritas dari 193 negara anggota diperkirakan memberikan suara mendukung resolusi itu, termasuk Rusia dan China, sedangkan Israel dan sekutu utamanya, AS, menentang keputusan tersebut.

Prancis pada Selasa mengatakan, pihaknya akan mendukung usaha Palestina meningkatkan statusnya di Perserikatan Bangsa Bangsa pada sidang Majelis Umum, hanya setahun setelah gagal memperoleh keanggotaan negara penuh.

Menteri Luar Negeri Laurent Fabius menegaskan kembali “sikap konsisten” Paris mengenai masalah itu dan mengemukakan kepada Majelis Nasional bahwa Prancis, salah satu dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, akan memutuskan bagi status satu negara peninjau non-anggota” bagi Palestina.

“Anda tahu bahwa selama bertahun-tahun sikap konsisten Prancis mengakui negara Palestina,” katanya mengulangi kembali bahwa mantan presiden Prancis Francois Mitterrand mempertahankan sikap itu dalam pidatonya tahun 1982 di parlemen Israel.

Sikap itu tidak berubah bahkan selama masa jabatan mantan presiden Nicolas Sarkozy ketika Palestina diterima menjadi anggota anggota UNESCO tahun lalu, katanya dan menambahkan pengakuan atas Palestina adalah salah satu bagian penting kampanye Presiden Prancis sekarangm Francois Hollande.

“Karena itu mengapa ketika masalah itu diajukan pada Kamis dan Jumat, Prancis akan menanggapi dengan “ya”, katanya.

Spanyol juga akan mendukung upaya Palestina meningkatkan kedudukan di PBB dan mendapat pengakuan baru dunia pada pemungutan suara di Majelis Umum PBB.

“Spanyol akan memilih ‘ya’ besok untuk permintaan Palestina, sejalan dengan sejarah kami,” kata Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Garcia-Margallo, kepada parlemen.

Swiss pada Rabu menyatakan akan memilih mendukung upaya Palestina meningkatkan kedudukan di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan menggambarkan rancangan resolusi Palestina itu sesuai dengan kebijakan Swiss mengupayakan perdamaian abadi, adil, dan dilaksanakannya perundingan dengan Israel untuk pembentukan negara mandiri dan layak bagi Palestina dalam perbatasan aman dan diakui antarbangsa.

Dukungan yang sama juga disampaikan Norwegia dan Denmark.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Setahun Eastern Company Mesir Produksi 83 Miliar Batang Rokok

Setahun Eastern Company Mesir Produksi 83 Miliar Batang Rokok

Empat Tahun Saudi Impor Rokok Senilai 13 Milyar Riyal

Empat Tahun Saudi Impor Rokok Senilai 13 Milyar Riyal

Aktivis Yahudi Anti Zionis Dituding Penghianat dan Terpaksa Harus Tinggalkan ‘Israel’

Aktivis Yahudi Anti Zionis Dituding Penghianat dan Terpaksa Harus Tinggalkan ‘Israel’

Janji Atasi Boko Haram, Rakyat Nigeria Berharap Perubahan Baik Bersama Presiden Muhammadu Buhari

Janji Atasi Boko Haram, Rakyat Nigeria Berharap Perubahan Baik Bersama Presiden Muhammadu Buhari

Pria Amerika Anggota Taliban John Walker Lindh Dibebaskan dari Bui

Pria Amerika Anggota Taliban John Walker Lindh Dibebaskan dari Bui

Baca Juga

Berita Lainnya