Rabu, 29 September 2021 / 21 Safar 1443 H

Internasional

Pentagon Belum Tahu akan Menyisakan Berapa Personel di Afghanistan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta belum memutuskan bagaimana dia akan memberi masukan kepada presiden mengenai jumlah pasukan AS yang akan disisakan di Afghanistan setelah tahun 2014. Demikian dikatakan Sekretaris Pers Pentagon George Little, Senin (26/11/2012).

“Sangat terlalu dini untuk berspekulasi mengenai jumlah pasukan di Afghanistan antara sekarang, akhir 2014 atau setelahnya,” kata Little, dikutip Xinhua. “Pada bulan September, kami telah menarik 33.000 tentara, dan kami segera akan mulai mempertimbangkan bagaimana menyesuaikan jumlah pasukan, termasuk untuk rencana penempatan militer dan sipil di Afghanistan pasca 2014.”

Little mengatakan bahwa pada hari Selasa ini Panetta akan berbicara dengan John Allen, komandan pasukan AS dan NATO di Afghanistan, guna “mendiskusikan berbagai masalah terkait Afghanistan.”

Berdasarkan kesepakatan antara Amerika Serikat dan Afghanistan, AS masih bisa mempertahankan kehadiran pasukannya di negara Asia Tengah itu setelah tahun 2014, tahun di mana seluruh pasukan AS akan ditarik pulang.

“Kehadiran AS apapun hanya akan dilakukan dengan undangan dari pemerintah Afghanistan, dengan tujuan pelatihan pasukan Afghanistan dan memburu sisa-sisa Al Qaidah,” kata Little.

Seperti apa kehadiran pasukan AS di Afghanistan setelah 2014, putusan akhir ada di tangan Presiden Obama, setelah dia mempertimbangkan saran dan masukan dari para pejabat keamanan termasuk Panetta.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

BBC Rekam Pernyataan Kelly

BBC Rekam Pernyataan Kelly

Prancis Sedih Kristen Dukung Al Assad

Prancis Sedih Kristen Dukung Al Assad

Dilarang Berhijab Mahasiswi Kazakhstan Tuntut Kampusnya

Dilarang Berhijab Mahasiswi Kazakhstan Tuntut Kampusnya

Turis Barat Sepi, Tunisia Datangkan Wisatawan Rusia Dkk

Turis Barat Sepi, Tunisia Datangkan Wisatawan Rusia Dkk

Junta Myanmar Tuding Suu Kyi Menerima Uang Haram dan 11 Kg Emas

Junta Myanmar Tuding Suu Kyi Menerima Uang Haram dan 11 Kg Emas

Baca Juga

Berita Lainnya