Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pemerintah Eks Komunis Rusia Tangkap 6 Anggota Hizbut Tahrir

“Islam merupakan agama terbesar kedua di Rusia
Bagikan:

Hidayatullah.com–Polisi Rusia dikabarkan telah menangkap enam anggota kelompok Islam, Hizbut Tahar yang dianggap terlarang di negeri itu.

Polisi mengatakan Senin keenam orang yang ditangkap itu adalah anggota Hizbut Tahrir, sebuah organisasi yang dinyatakan sebagai kelompok teroris internasional oleh Mahkamah Agung Rusia.

Mereka dituduh dan dicurigai telah mendistribusikan bahan bacaan dan merekrut para pengikut.

Para pejabat mengatakan kelompok itu, yang bertujuan mendirikan negara Islam, sedang aktif melakukan rekrutmen di masjid-masjid di ibukota Rusia, Moskow, demikian dikutip Voice of America (VOA).

Laporan-laporan mengatakan sudah 60 anggota Hizbut Tahrir ditahan di Moskow dalam beberapa pekan terakhir.

Sebagaimana masa Al Ikhwan al Muslimun di Mesir sebelum reformasi, Rusia memperlakukan organisasi ini dengan tidak manusiawi. Berbagai tekanan dan stigma dilakukan pemerintah Rusia untuk memberangus kehadiran kelompok dakwah yang mengusung khilafah ini.

Banyak aktivis Hizbut Tahrir dijembloskan ke penjara dan dikaitkan dengan teroris hanya karena membawa selebaran berisi ajakan dakwah Islam.

Sebuah situs “RIA Novosti” belum lama ini mempublikasikan sebuah berita berjudul “Evidence of Terror Group in Moscow” (Bukti Sebuah Kelompok Teroris di Moskow). Dalam berita itu dikatakan bahwa Dinas Keamanan Federal Rusia mengidentifikasi para anggota Hizbut Tahrir di ibukota Rusia, secara resmi diklasifikasikan sebagai organisasi teroris.

Situs tersebut mengatakan bahwa Hizbut Tahrir telah diklasifikasikan sebagai organisasi teroris di Rusia pada tahun 2003.

Berbagai aktivitas Hizbut Tahrir tampak di Rusia dan negara-negara yang merupakan bagian dari Uni Soviet setelah runtuhnya Uni Soviet. Tahun 2008, lebih dari 20 orang anggota gerakan ini dipenjara di Rusia, demikian dikatakan Direktur Pelayanan Keamanan Federal Alexander Bortnikov kepada para pemimpin media Rusia belum lama ini. 

Selain memberikan stigma teroris, rezim Rusia,  juga mengaitkan organisasi ini  dengan Partai Islam Turkistan.

Bagaimanapun, perlakuan pemerintah Rusia tak bisa dilepaskan dengan tingginya jumlah kaum Muslim di Rusia dalam beberapa tahun terakhir.

Tahun 2010, media setempat mengumumkan,  agama Islam, menjadi agama terbesar kedua di Rusia setelah Kristen Ortodoks.

Surat kabar Nezavisimaya Gazeta tahun 2012 mengatakan, “Islam merupakan agama terbesar kedua di negara ini.”

“Jumlah orang yang datang ke masjid terus bertambah secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Juga, perubahan telah terjadi pada dua dekade terakhir terkait komposisi sosial bagi komunitas ini, baik dari segi usia atau asal kebangsaannya,” begitu tulisnya.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Cara Manusiawi Nepal Santuni Janda

Cara Manusiawi Nepal Santuni Janda

Pemimpin Bosnia Puji Erdogan sebagai Pemimpin Besar

Pemimpin Bosnia Puji Erdogan sebagai Pemimpin Besar

Pejabat AS Mengatakan FBI akan Bergabung dalam Penyelidikan Ledakan Beirut

Pejabat AS Mengatakan FBI akan Bergabung dalam Penyelidikan Ledakan Beirut

Kena Serangan Jantung, Menteri Pertama Irlandia Utara Mengaku Sering Makan Junk Food

Kena Serangan Jantung, Menteri Pertama Irlandia Utara Mengaku Sering Makan Junk Food

Alstom Kalah di KA Haramain, Aksi Boikot Menang

Alstom Kalah di KA Haramain, Aksi Boikot Menang

Baca Juga

Berita Lainnya