Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pimpin Partai Al Ikhwan Katatny akan Jalin Kerjasam dengan Lawan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Partai bentukan Al Ikhwan Al Muslimun Mesir akan menjalin kerjasama dengan lawan-lawan politik untuk membentuk koalisi, demikian dikatakan pemimpin Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) yang baru, Saad Al Katatny.

Saad Al Katatny terpilih sebagai ketua partai pada hari Jumat (19/10/2012) menggantikan posisi Muhammad Mursy, yang mundur setelah terpilih sebagai presiden Mesir menggantikan Husni Mubarak yang digulingkan lewat revolusi rakyat.

Berbicara kepada Reuters dalam wawancara pertamanya sebagai ketua partai, Katatny mengatakan akan menjalankan pendekatan politik yang lebih luas sebelum pemilihan umum parlemen yang diperkirakan digelar Maret 2013.

“Sejak revolusi, FJP telah bekerja untuk kepentingan seluruh rakyat, tapi dimungkinkan untuk ada lebih banyak partisipasi dari partai lain sebelum keputusan dibuat. Ini akan lebih menggembirakan semua orang,” kata Katatny, seorang pakar mikrobiologi berusia 61 tahun, dikutip Reuters (20/10/2012).

Katatny tidak menyebutkan pembentukan koalisi dengan Partai An Nur bentukan Salafi yang dinilai lebih konservatif atau dengan partai liberal. Namun, Katatny menegaskan bahwa pembentukan aliansi nantinya akan berdasarkan pada kebijakan umum dan bukan ideologi.

Katatny menjadi jurubicara parlemen dalam dewan perwakilan rakyat pertama yang terbentuk pascarezim Husni Mubarak, yang kemudian dibubarkan oleh Dewan Militer (SCAF).

Sumber-sumber Al Ikhwan mengatakan, dengan terpilihnya Katatny sebagai ketua diharapkan Partai Kebebasan dan Keadilan tidak lagi terlalu bergantung kepada induk organisasinya, Al Ikhwanul Al Muslimun, baik secara finansial, logistik maupun politik.

“Sampai saat ini struktur akar rumput FJP belum menyebar dan terbentuk sebagaimana basis akar rumput Al Ikhwan Al Muslimun … jadi partai masih terus mengandalkan dukungan besar atas Al Ikhwan selama pemilu,” kata anggota Al Ikhwan yang bergabung sejak tahun 1979 itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Gedung Putih Fokus Kalahkan ISIS, Bukan Bashar al Assad

Gedung Putih Fokus Kalahkan ISIS, Bukan Bashar al Assad

Tipu Warga AS $11 Juta Pengusaha Nigeria Divonis Penjara 10 Tahun

Tipu Warga AS $11 Juta Pengusaha Nigeria Divonis Penjara 10 Tahun

Protes Pencapresan Kelima Bouteflika Sampai ke Paris

Protes Pencapresan Kelima Bouteflika Sampai ke Paris

Sistem Khilafah Dinilai Melindungi Martabat Perempuan

Sistem Khilafah Dinilai Melindungi Martabat Perempuan

Maroko Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

Maroko Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran

Baca Juga

Berita Lainnya