Selasa, 30 Maret 2021 / 17 Sya'ban 1442 H

Internasional

Organisasi Islam Inggris Larang Pemain Newcastle Pakai Kaus Wonga

Bagikan:

Hidayatullah.com–Dewan Muslim Inggris, MCB, memperingatkan para pemain Muslim Newcastle United untuk tidak mengenakan kaus dengan logo sponsor baru klub, wonga.com.

MCB mengatakan mengenakan kaos tersebut sama dengan mendukung tindakan haram.

Newcastle United mengikat kerja sama dengan wonga.com mulai tahun depan selama empat tahun dengan nilai kontrak mencapai £24 juta.

Wonga bergerak di bidang pemberian pinjaman jangka pendek dan mendapat sorotan berbagai pihak di Inggris karena dinilai mengenakan bunga yang terlalu tinggi.

Sekretaris Jenderal MCB, Sheikh Ibrahim Mogra, mengatakan bunga pinjaman melanggar hukum syariah dan perusahaan seperti wonga.com tidak boleh dipromosikan.

“Mempromosikan Wonga, yang mengenakan bunga pinjaman yang sangat tinggi, sama dengan membantu perusahaan yang membuat sulit anggota masyarakat, terutama kalangan miskin,” kata Mogra kepada BBC.

Kasus Kanoute

“Sebagai contoh, kaus tim Newcastle bila dibeli secara kontan harganya £44. Tapi bila Anda meminjam £44 dari Wonga, maka nilai pengembalian pinjaman yang harus Anda bayar adalah £78,” papar Mogra.

Ada empat pemain Newcastle yang beragama Islam, yaitu Demba Ba, Papiss Cissé, Cheick Tioté, dan Hatem Ben Arfa.

Mogra menjelaskan seruan MCB kepada para pemain Muslim Newcastle didasarkan pada keinginan untuk melindungi kalangan miskin yang besar kemungkinan mudah terjebak ke perusahaan-perusahaan seperti Wonga.

“Kami tidak ingin warga miskin yang rentan menjadi korban eksploitasi. Ketika mereka meminjam uang dengan bunga tinggi, mereka pasti akan mendapatkan masalah dalam jangka panjang. Mereka sulit untuk membayar bunga tinggi ini,” kata Mogra.

Nick Forbes, pejabat di pemerintah kota Newcastle, mengecam kesepakatan Newcastle dengan Wonga dan menyebut Wonga sebagai lintah darat resmi.

Ini bukan kali pertama terjadi kontroversi di seputar sponsor klub.

Frederic Kanoute, mantan penyerang Tottenham Hotspur, menolak mengenakan logo situs perjudian 888.com ketika bermain untuk klub Spanyol, Sevilla, dengan alasan agama.

Ia diperbolehkan mengenakan kaus tanpa logo tersebut ketika resmi bertanding namun Sevilla mensyaratkan ketika latihan Kanoute harus tetap memasang logo 888.com.*

Rep: Cholis Akbar
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Keluarganya Diserang, Baru Menjabat PM Libya Minta Mundur

Keluarganya Diserang, Baru Menjabat PM Libya Minta Mundur

Lima Wanita Tewas dalam Ledakan Pernikahan di Yaman

Lima Wanita Tewas dalam Ledakan Pernikahan di Yaman

Ketakutan Kubu Sekuler Jika Kelompok Islam Kuasai Parlemen

Ketakutan Kubu Sekuler Jika Kelompok Islam Kuasai Parlemen

Amr Mousa di Gaza: Blokade Harus Segera Dihentikan

Amr Mousa di Gaza: Blokade Harus Segera Dihentikan

Masjid Sultan Qabus Undang Da’i Filipina Ternama

Masjid Sultan Qabus Undang Da’i Filipina Ternama

Baca Juga

Berita Lainnya