Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Rusia Pemasok Senjata Iraq Terbesar Kedua

Bagikan:

Hidayatullah.com—Rusia hari Selasa (9/10/2012) memkonfirmasi penandatanganan penjualan senjata senilai lebih dari USD4,2 milyar ke Iraq untuk periode semester kedua tahun ini.

Dengan penandatanganan kesepakatan jual-beli itu Rusia menjadi pemasok senjata untuk Iraq terbesar kedua setelah Amerika Serikat.

Pernyataan bersama yang dibuat setelah pertemuan Perdana Menteri Iraq Nuri Al Maliki dan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev di Moskow mengatakan, kesepakatan itu disetujui saat delegasi Iraq berkunjung ke Rusia tahun ini dan jumlah totalnya lebih dari USD4,2 milyar, lapor AFP.

Sebelum kedatangan Al Maliki media-media Rusia melaporkan bahwa total perjanjian jubal-beli senjata itu bernilai USD4,3 milyar.

Peralatan militer yang dibeli Iraq dari Rusia antara lain mencakup 30 helikopter tempur Mi-28, dan 42 sistem pertahanan misil darat-ke-udara Pantsir-S1 yang dapat dipergunakan untuk merontokkan pesawat jet musuh.

Negosiasi lain kabarnya sedang dilakukan untuk pembelian jet tempur MiG-29 dan kendaraan berat lapis baja oleh Iraq dari Rusia.

Pembicaraan antara Maliki dengan Medvedev hari Rabu besok akan dilanjutkan pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin, yang diperkirakan membahas masalah perjanjian jual-beli minyak.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pemberontak Al-Houthi  Usulkan ke Saudi untuk Menghentikan Serangan Rudal

Pemberontak Al-Houthi Usulkan ke Saudi untuk Menghentikan Serangan Rudal

Pengadilan: Pemerintah Jerman Harus Merepatriasi Istri dan Anak Militan ISIS

Pengadilan: Pemerintah Jerman Harus Merepatriasi Istri dan Anak Militan ISIS

MA Amerika Tolak Hentikan Pernikahan Sesama Jenis di Alabama

MA Amerika Tolak Hentikan Pernikahan Sesama Jenis di Alabama

Warga Arab dan Etnis Uighur Siap Bantu China Atasi Virus Corona

Warga Arab dan Etnis Uighur Siap Bantu China Atasi Virus Corona

Ekspor dari Turki ke Arab Saudi Anjlok 92 Persen di Tengah Boikot Tidak Resmi

Ekspor dari Turki ke Arab Saudi Anjlok 92 Persen di Tengah Boikot Tidak Resmi

Baca Juga

Berita Lainnya