Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Raja Yordania Lakukan Reformasi

Bagikan:

Hidayatullah.com—Raja Yordania Abdullah II melakukan reformasi dengan membentuk sebuah mahkamah konstitusi yang terdiri dari sembilan anggota, demikian keputusan kerajaan yang dirilis hari Ahad kemarin, lansir AFP (8/10/2012).

Pengadilan semacam itu merupakan yang pertama kalinya ada di Yordania. Mahkamah tersebut nantinya hanya memiliki satu wewenang, yaitu memverifikasi peraturan yang sesuai dengan konstitusi, kata pihak kerajaan.

Lembaga itu dipimpin oleh Taher Hekmat, seorang pakar hukum ketua dewan pengurus Badan HAM Nasional. Hekmat dan rekan-rekannya diambil sumpahnya dihadapan raja pada hari Sabtu lalu.

Dalam suratnya yang ditujukan kepada para pejabat pengadilan konstitusi yang baru dibentuk itu, Raja Abdullah menekankan bahwa lembaga itu “memberikan jaminan atas pemisahan kekuasaan dan penghormatan atas hak dan kebebasan warga negara.”

Hekmat mengatakan, pengadilan konstitusi selama ini telah diidam-idamkan oleh “sejumlah warga Yordania,” seraya menunjuk pada kelompok oposisi Islam.

Keputusan tersebut dibuat setelah sebelumnya pada hari Kamis raja membekukan parlemen dan memerintahkan pemilu dini.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Eks Menlu Pendiri Partai Pemberontak Tigray Dibunuh Tentara Ethiopia

Eks Menlu Pendiri Partai Pemberontak Tigray Dibunuh Tentara Ethiopia

Lagi, Diplomat Kanada di Kuba Sakit Misterius

Lagi, Diplomat Kanada di Kuba Sakit Misterius

Guangzhou China Bantah Diskriminasi Warga Afrika Terkait Coronavirus

Guangzhou China Bantah Diskriminasi Warga Afrika Terkait Coronavirus

Pria yang Dicegah Bunuh Diri Oleh Erdogan, Membunuh Pacar Istrinya

Pria yang Dicegah Bunuh Diri Oleh Erdogan, Membunuh Pacar Istrinya

Turki Perbolehkan Amerika Gunakan Pangkalannya untuk Memerangi ISIS/ISIL

Turki Perbolehkan Amerika Gunakan Pangkalannya untuk Memerangi ISIS/ISIL

Baca Juga

Berita Lainnya