Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

Pakistan Tetapkan Jumat Hari Libur Menghormati Nabi

Para mahasiswa di Peshawar, Pakistan, membakar bendera AS pada demonstrasi hari Rabu (19/09/2012).
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah Pakistan menyatakan Jumat merupakan hari libur nasional untuk menghormati Nabi Muhammad dan menyerukan protes damai menentang film buatan AS yang menghina Islam.

Kabinet memutuskan menjadikan hari Jumat sebagai “hari ekspresi cinta Nabi”, guna menanggapi film “Innocence Muslim”. Demikian disampaikan Menteri Informasi Qamar Zaman Kaira, seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (19/09/2012).

Film tersebut, yang diyakini dibuat oleh orang-orang Kristen ekstremis di Amerika Serikat, telah memicu lebih dari satu minggu aksi protes dan serangan di seluruh dunia Muslim, dan telah menewaskan sedikitnya 30 orang.

Pengumuman tentang liburan tersebut diputuskan mendadak, setelah partai agama menyerukan hari protes pada hari Jumat untuk mengecam film itu. Pengacara yang berdemonstrasi di Islamabad mengecam “keheningan kriminal” pemerintah dalam memandang masalah ini.

“Kami akan mengirim pesan kepada dunia bahwa umat Islam dari Pakistan memprotes tentang hal ini, dan kami tidak akan mentolerir satu kalimat pun yang merusak kesucian martabat Nabi,” kata Kaira dalam konferensi pers.

“Kita harus membuat protes damai dan berdoa kepada Tuhan untuk menghapus kelemahan dari orang-orang Muslim dalam menghadapi situasi seperti ini.”

Ketua partai Sunni terkemuka, Tehreek, pada Senin mendesak orang di seluruh negeri untuk menutup bisnis mereka dan melakukan protes menentang film itu.

Sumber mengatakan, para pedagang dan asosiasi transporter di kota terbesar dan komersial di Karachi telah mendukung seruan itu.

Sekitar 500 pengacara memprotes dan berusaha menerobos gerbang lingkungan kantor diplomatik di Islamabad yang dijaga ketat pada Rabu, sembari meneriakkan slogan anti-AS dan mengecam pemerintah Pakistan yang gagal mengambil tindakan tegas terhadap film itu.

Satu bendera AS dibaringkan di tanah dan para pengacara berjalan satu per satu menginjaknya, kemudian mereka membakar bendera itu sebelum aksi protes itu berakhir damai.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Inilah Orang Kaya Saudi yang Ditangkap Komisi Anti Korupsi

Inilah Orang Kaya Saudi yang Ditangkap Komisi Anti Korupsi

Presiden Myanmar Batalkan Pembukaan Kantor OKI

Presiden Myanmar Batalkan Pembukaan Kantor OKI

Kasus Perkosaan di Las Vegas, Cristiano Ronaldo Diminta Serahkan Sampel DNA

Kasus Perkosaan di Las Vegas, Cristiano Ronaldo Diminta Serahkan Sampel DNA

Jerman Akan Pidanakan Upskriting dan Rubbernecking

Jerman Akan Pidanakan Upskriting dan Rubbernecking

Perundingan damai intra-afghanistan

Pemimpin Afghanistan Memperingatkan AS agar Tidak Menghentikan Kesepakatan Damai

Baca Juga

Berita Lainnya