Jum'at, 26 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Internasional

FSA Butuh Senjata, Bukan Tentara Asing

Bagikan:

Hidayatullah.com—Ditugaskan untuk mengikuti pasukan oposisi Suriah Free Syrian Army (FSA), reporter Euronews di Aleppo Farouk Atig berhasil mewawancarai salah satu dari tiga komandan FSA di wilayah tersebut.

Abdul Kadir Al Hajji, pria berusia 32 yang dulu berprofesi sebagai pedagang, kini menjadi komandan brigade berkekuatan 6.000 orang laki-laki.

Meskipun mendapat gempuran sengit dan kekalahan dari pasukan rezim Suriah beberapa waktu terakhir, komandan FSA itu menegaskan bahwa pasukannya masih kuat dan tidak melemah.

“Tidak, tidak, kami tidak lemah. Bahkan sebaliknya kami lebih kuat dari sebelumnya. Sekarang, kami lebih kuat dibanding sebelumnya. Prajurit tentara Assad berkurang dan mengalami penurunan semangat. Mereka tidak sanggup berperang di lebih dari satu lokasi pertempuran,” tegas Al Hajji.

Saat ditanya tentang orang asing yang bergabung dalam FSA, Al Hajji menyangkal keberadaan mereka.

“Bicara soal Brigade At-Tauhid, saya belum pernah mendengar ada pejuang non-Suriah. Mengenai brigade-brigade lain, mungkin pejuang Arab ada di antara mereka, tetapi tidak banyak. Kami berterimakasih untuk itu kepada mereka. Tetapi kami tidak memerlukan lebih banyak prajurit, kami perlu senjata,” jelas Al Hajji, dikutip Euronews (18/9/2012).

Menurut pria berjenggot lebat itu, senjata yang mereka miliki hanyalah hasil dari rampasan senjata musuh.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Raja Saudi Batalkan Hukuman Cambuk Pengemudi Wanita

Raja Saudi Batalkan Hukuman Cambuk Pengemudi Wanita

Berebut Makanan Selamatan Kematian Eks Wali Kota, 10 Orang  Tewas di Bangladesh

Berebut Makanan Selamatan Kematian Eks Wali Kota, 10 Orang Tewas di Bangladesh

AS Membantai 54 Warga Iraq, Termasuk Wanita dan Anak

AS Membantai 54 Warga Iraq, Termasuk Wanita dan Anak

Media Prancis Mendukung Charlie Hebdo setelah Penebitan Ulang Kartun Menghina Nabi Muhammad

Media Prancis Mendukung Charlie Hebdo setelah Penebitan Ulang Kartun Menghina Nabi Muhammad

Mahasiswa Harvard Menyontek Massal

Mahasiswa Harvard Menyontek Massal

Baca Juga

Berita Lainnya