Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Politisi Jerman Beda Pendapat Soal Innocence of Muslims

Bagikan:

Hidayatullah.com—Para politisi di Jerman mengungkapkan pendapat yang berbeda tentang larangan pemutaran film “Innocence of Muslims” oleh kelompok sayap kanan di Berlin.

Jerman harus melarang penayangan film tersebut, kata Wolfgang Bosbach dari Partai Kristen Demokrat kepada stasiun radio Jerman Bayerischer Rundfunk, Senin pagi (17/9/2012).

“Kita tidak berurusan dengan lubang hukum di sini, karena bahkan kebebasan berekspesi dan kebebasan artistik ada batasnya,” kata Bosbach, pakar urusan dalam negeri.

Bosbach menambahkan, kelompok yang ingin menayangkan film itu ingin menyulut kerusuhan sehingga “mereka bisa berkata, ‘Lihat, begitulah Muslim yang sesungguhnya. Mereka semua brutal.’”

Menteri Dalam Negeri Hans-Peter Friedrich dan Menteri Luar Negeri Diego Westerwelle sudah mengatakan bahwa mereka menentang pemutaran film itu.

Dalam wawancaranya dengan Deutsche Welle hari Ahad (16/9/2012), Wakil Ketua Partai Pro Deutschland (Pro Jerman) Alfred Dagenbach agak sedikit mengelak. Dia mengatakan, partainya –yang mengundang Terry Jones pendeta asal Florida, Amerika Serikat, pelaku pembakaran al-Qur`an datang ke Berlin– belum membuat keputusan akhir apakah akan mempertontonkan film itu atau tidak.

Dagenbach mengatakan bahwa “orang seharusnya tidak ikut-ikutan, antara lain karena menurut saya video itu sangat primitif seperti halnya penggambaran Kristen yang kita lihat datang dari dunia Arab.”

Para politisi dar Partai Hijau dan Social Demokratik setuju bahwa film tersebut “hambar”, tetapi mereka tidak ingin pemerintah melarang penayangannya.

Film itu tidak mengandung “konten ilegal,” kata sekretaris parlemen dari Partai Hijau Volker Beck kepada koran Tageszeitung pada hari Senin, seperti dikutip Deutsche Welle (17/9/2012).

Namun, meurut Menteri Kehakiman Sabine Leutheusser-Schnarrenberger dari partai liberal FDP, masyarakat Jerman harus berdiri menentang para provokator anti Islam.

“Mereka yang merendahkan agama kepercayaan orang lain seperti ini dengan menggunakan kebebasan berekspresi (sebagai alasan) jelas-jelas bertujuan untuk provokasi,” kata Leutheusser-Schnarrenberger kepada Passauer Neuen Presse, Senin (17/9/2012), dikutip Deutsche Welle.

Sebelumnya, Kanselir Jerman Angela Merkel sudah menegaskan bahwa negaranya tidak akan mengizinkan pendeta Terry Jones masuk ke negaranya untuk menghadiri penayangan film “Innocence of Muslims” yang akan digelar oleh Partai Pro Deutschland (Pro Jerman).*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Peneliti: Pemerintah dan Lembaga Kesehatan Perlu Anjurkan Khitan

Peneliti: Pemerintah dan Lembaga Kesehatan Perlu Anjurkan Khitan

Ngeseks dengan Remaja Pria, Seorang Pastor Argentina Dipenjara

Ngeseks dengan Remaja Pria, Seorang Pastor Argentina Dipenjara

Innalillah, Imam Masjid Nabawi Syeikh Ayyub Meninggal Dunia

Innalillah, Imam Masjid Nabawi Syeikh Ayyub Meninggal Dunia

Maskapai Israel Kembali Terbang ke Mesir

Maskapai Israel Kembali Terbang ke Mesir

Dramatis 70 Kg Emas Dirampok di Tengah Jalan di Prancis

Dramatis 70 Kg Emas Dirampok di Tengah Jalan di Prancis

Baca Juga

Berita Lainnya