Senin, 25 Oktober 2021 / 19 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Saudi Wajibkan Bahasa Arab Sebagai Bahasa Bisnis dan Perdagangan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kerajaan Arab Saudi menetapkan bahasa Arab sebagai bahasa utama dalam semua transaksi perdagangan dan bisnis, termasuk lembar nota tagihan, iklan, serta semua jenis kontrak dan sertifikat asuransi.

Bahasa Inggris dapat digunakan sebagai bahasa kedua, demikian menurut Kementerian Perdagangan dan Industri Arab Saudi, lansir Alarabiya (17/9/2012).

Bagi para pelanggar ketentuan itu akan dikenai denda SR100 .000 atau sekitar USD26.600 dan dapat dilipatgandakan. Jika mereka mengulangi pelanggarannya, maka bisnis yang dijalankan terancam ditutup selama satu tahun.

Keputusan itu dibuat dalam rangka meningkatkan kemampuan sistem pengolahan data perdagangan barang dan jasa, selain untuk menggugah kepedulian warga Saudi akan biaya-biaya siluman dari barang atau jasa yang mereka beli.

Dengan penggunaan bahasa Arab sebagai bahasa utama perdagangan dan bisnis, diharapkan semua warga Saudi yang melakukan transaksi benar-benar mengerti akan apa yang mereka sepakati dalam jual-beli yang dilakukannya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Turki Panggil Diplomat AS Terkait Penyadapan

Turki Panggil Diplomat AS Terkait Penyadapan

Vatikan Cekal Pastur “Hombreng”

Vatikan Cekal Pastur “Hombreng”

Erdogan pembagian vaksin

Erdogan: Turki akan Buka Kedutaan di Baitul Maqdis

Obama Dikirimi Surat Beracun Lagi

Obama Dikirimi Surat Beracun Lagi

10 Alasan, Dominasi Dolar akan Runtuh

10 Alasan, Dominasi Dolar akan Runtuh

Baca Juga

Berita Lainnya