Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Internasional

Malaysia Minta Google Blokir Film Anti Islam

Umat Islam di Malaysia juga berdemonstrasi mengecam film Anti Islam seusai shalat Jumat.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Malaysia meminta Google memblokir akses ke klip video anti-Muslim, yang telah memicu serangan massa terhadap kedutaan dan konsulat Amerika Serikat (AS) di seluruh Timur Tengah.

Menteri Informasi Rais Yatim mengatakan, pemerintah Malaysia meminta klip Anti Islam itu  dihapus dari YouTube karena “mudah menimbulkan huru hara dan kemarahan.” Demikian pemberitaan laman The Straits Times, MInggu (16/09/2012).

Google yang memiliki YouTube telah memblokir klip tersebut di Libya dan Mesir, terkait “situasi yang sangat sensitif” di sana. Pemblokiran juga dilakukan di India dan Indonesia, setelah pemerintah mereka mengatakan kepada YouTube bahwa video Anti Islam itu melanggar hukum mereka.

Klip di YouTube itu merupakan potongan dari film  Innocence of Muslim, yang diproduksi di Amerika Serikat dan mencemarkan Islam dan Nabi Muhammad. Film ini telah menimbulkan kekerasan di Libya, menyebabkan duta besar AS dan tiga orang Amerika lainnya tewas.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Sekolah dan Universitas di Saudi Libur karena Hujan Deras

Sekolah dan Universitas di Saudi Libur karena Hujan Deras

Amerika Tak Berikan Visa Presiden Sudan

Amerika Tak Berikan Visa Presiden Sudan

Perdana Menteri Mesir Inginkan Mubarak Jadi Presiden Lagi

Perdana Menteri Mesir Inginkan Mubarak Jadi Presiden Lagi

Majalah Newsweek: Ajaran Kristen dalam Krisis

Majalah Newsweek: Ajaran Kristen dalam Krisis

Menhan Mesir: Militer Harus Siap Tempur Setiap Saat

Menhan Mesir: Militer Harus Siap Tempur Setiap Saat

Baca Juga

Berita Lainnya