Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Prajurit ISAF Tewas, AS Tunda Pelatihan Polisi Afghanistan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sehubungan dengan meningkatnya serangan terhadap tentara sekutu oleh orang berpakaian seragam penjaga keamanan Afghanistan, Amerika Serikat menunda pelatihan polisi-polisi lokal Afghanistan.

American Forces Press hari Sabtu lalu melaporkan bahwa pasukan Amerika Serikat di Afghanistan telah menghentikan pelatihan bagi sekitar 1.000 polisi baru, dan menunda pemeriksaan kembali atas personel yang sudah ada.

“Sementara kami menaruh kepercayaan penuh terhadap rekan kami Afghanistan, kami percaya ini merupakan langkah yang diperlukan untuk memvalidasi proses pemeriksaan kami dan memastikan kualitas yang ditunjukkan oleh Polisi Lokal Afghanistan,” kata Thomas Collins, jurubicara pasukan AS di Afghanistan dalam pernyataannya yang dikutip Xinhua (3/9/2012).

Meskipun demikian, para pejabat AS menegaskan bahwa kerjasama antara militer AS dengan Afghanistan tetap akan berlanjut, dan pelatihan bagi Angkatan Bersenjata Afghanistan dan Polisi Nasional Afghanistan tidak terpengaruh dengan penundaan pelatihan tersebut.

Bulan Agustus lalu angka pembunuhan personel ISAF-NATO oleh orang berseragam Afghanistan, yang dikenal dengan istilah ‘green-on-blue attack’, mencapai jumlah tertinggi yaitu 15 orang, atau sepertiga dari jumlah kematian sepanjang tahun 2012 yang mencapai 45 orang.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pemerintah Tak Punya Uang untuk Pulangkan Mahasiswa Uganda dari Wuhan

Pemerintah Tak Punya Uang untuk Pulangkan Mahasiswa Uganda dari Wuhan

Gereja Skotlandia Tunda Keputusan Soal Pentahbisan Rohaniwan Gay Menikah

Gereja Skotlandia Tunda Keputusan Soal Pentahbisan Rohaniwan Gay Menikah

Slogan Anti-Islam Ditorehkan di Dekat Masjid Brixton di London

Slogan Anti-Islam Ditorehkan di Dekat Masjid Brixton di London

Gara-gara Kondom, Inggris Minta Maaf pada Paus

Gara-gara Kondom, Inggris Minta Maaf pada Paus

Ben Ali Bantah Semua Tuduhan

Ben Ali Bantah Semua Tuduhan

Baca Juga

Berita Lainnya