Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Penulis Prancis Puji Anders Breivik

Bagikan:

Hidayatullah.com—Richard Millet, penulis dan editor Prancis yang disegani, menimbulkan kontroversi setelah mengeluarkan pernyataan tentang Anders Breivik, pelaku pembunuhan massal di Norwegia, yang disebutnya sebagai “tidak diragukan lagi adalah apa yang patut diterima Norwegia.”

Millet mengaku telah membaca semua 1.500 halaman manifesto yang ditulis oleh Breivik di internet dan menegaskan bahwa dirinya tidak menyetujui tindak kejahatan yang dilakukan pemuda Kristen itu.

Namun demikian, Millet memuji tulisan Breivik dan seruan tentang kebenciannya atas demokrasi sosial, imigrasi dan multikulturalisme.

“Breivik tanpa diragukan lagi adalah apa yang patut diterima Norwegia,” kata Millet dalam tulisannya setebal 18 halaman.

“Dia (Breivik) seperti seorang anak dari keluarga yang hancur, seperti retakan ideologi dan rasial yang disebabkan oleh imigrasi dari luar Eropa selama sedikitnya 20 tahun teakhir,” kata Millet, yang telah menjadi editor untuk sejumlah buku peraih penghargaan di Prancis.

Pujian Millet atas Breivik mendapat kecaman dari lingkungan kesusasteraan, di mana penulis Annie Ernaux menyebut tulisan Millet itu sebagai “tindakan yang secara politik berbahaya.”

Seorang penulis lainnya, Tahar Ben Jelloun berkata, “Dia (Millet) sudah kehilangan kepalanya.”

Sementara penulis lain agak lembut mengkritik Millet.

“Dia masih editorku,” kata Alexis Jenni. “Saya tidak ingin berpihak di depan publik dalam masalah ini. Millet dipercaya hanya dalam dunia sastra.”

“Dia adalah seseorang yang menulis dengan sangat baik. Ide-idenya yang dipertanyakan tidak mengurangi kualitas kesusateraannya,” imbuh Jenni.

Hakim memvonis Breivik 21 tahun penjara atas kematian 77 orang dalam dua serangan mematikan, yang diklaimnya sebagai upaya melindungi Norwegia dari penyebaran Islam di Eropa pada umumnya dan khususnya Norwegia.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pendeta Kolombia Selundupkan Narkoba dalam Kondom

Pendeta Kolombia Selundupkan Narkoba dalam Kondom

Tokoh Islam dan Yahudi Protes Islandia akan Larang Khitan

Tokoh Islam dan Yahudi Protes Islandia akan Larang Khitan

Tahun 2050 Asia Bisa Mengendalikan 51% Ekonomi Dunia

Tahun 2050 Asia Bisa Mengendalikan 51% Ekonomi Dunia

Baru Mundur, Mehlab Langsung Ditunjuk Lagi Sebagai PM Mesir

Baru Mundur, Mehlab Langsung Ditunjuk Lagi Sebagai PM Mesir

Penjara Ohio Diskriminasi Menu Halal

Penjara Ohio Diskriminasi Menu Halal

Baca Juga

Berita Lainnya