Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Polisi Pakistan Perang Melawan Lemak

Bagikan:

Hidayatullah.com—Kepolisian Pakistan memberlakukan kewajiban mengurangi berat badan bagi bagi para personel yang memiliki kelebihan bobot, jika mereka ingin tetap menjadi polisi.

Dalam program yang disebut koran-koran setempat sebagai “perang melawan tonjolan”, komandan polisi Pakistan memerintahkan puluhan ribu anak buahnya yang berperut buncit untuk melakukan diet atau berhenti dari tugas di garis depan.

“Menurut saya peraturan baru ini benar. Saya olahraga setiap hari dan sejauh ini saya sudah turun 10 kilogram. Ini lebih baik untuk kesehatan dan penampilan kami,” kata seorang petugas polisi yang diwawancarai Al Arabiya.

Sedikitnya 50 persen polisi Punjab kelebihan berat badan, kata para pejabat. Komandan memerintah 175.000 personelnya untuk tidak memiliki lingkar pinggang melebihi 38 inci.

“Tujuan kami adalah untuk mereformasi mereka, memberikan mereka kesempatan yang lebih baik, karena lingkungan mereka seperti itu. Mereka tidak punya piihan lain. Dulu tidak ada standarnya. Tetapi kami sekarang telah menetapkan batasannya. Kami harus mengubah mereka, memberikan mereka kesempatan dan menyediakan fasilitasnya,” kata seorang anggota polisi senior kepada Al Arabiya, saat mengawasi anak buahnya berlatih.

Kampanye melawan lemak itu diberlakukan atas seluruh personel, termasuk para senior.

“Sebelumnya kami tidak memiliki waktu untuk olahraga, tetapi sekarang ada. Dua pekan lalu lingkar pinggang saya 40 inci, sekarang 37,” kata seorang anggota polisi dengan bangga.

Dengan mengurangi kelebihan lemak dalam tubuh, anggota polisi Pakistan diharapkan bisa lebih aktif dalam menjalankan tugasnya di lapangan. Demikian lansir Al Arabiya (29/8/2012).*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Belanda Tarik Duta Besarnya dari Iran

Belanda Tarik Duta Besarnya dari Iran

Turki Tolak Ekstradisi Muslim Australia Tersangka Teroris

Turki Tolak Ekstradisi Muslim Australia Tersangka Teroris

Presiden Rodrigo Duterte: “Saya Percaya Satu Tuhan, Allah, Titik!”

Presiden Rodrigo Duterte: “Saya Percaya Satu Tuhan, Allah, Titik!”

Seorang Wanita Kanada Dipenjara karena Menolong Anak Bebek

Seorang Wanita Kanada Dipenjara karena Menolong Anak Bebek

Belanja Tembakau Kuwait $185 Juta Setahun

Belanja Tembakau Kuwait $185 Juta Setahun

Baca Juga

Berita Lainnya