Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Intelijen: Iran Berkewajiban Dukung Bashar Assad

Bagikan:

Hidayatullah.com—Iran memiliki tanggungjawab untuk mendukung pemerintahan Suriah pimpinan Presiden Bashar Al Assad dalam pertempuran melawan kekuatan bersenjata. Demikian dikatakan oleh kepala dinas intelijen yang berada di bawah Garda Revolusi Iran.

“Kami semua memiliki tanggungjawab untuk mendukung Suriah dan tidak akan membiarkan garis itu dilanggar,” kata Hossein Taib dikutip Al Arabiya dari kantor berita Fars (26/8/2012).

Iran sejak ketegangan di Suriah selalu mendukung rezim Bashar Al Assad di muka publik internasional. Teheran juga menuding negar-negara Barat dan pendukungnya, termasuk Turki dan Qatar, mendukung pasukan oposisi untuk mendongkel Assad.

Rombongan parlemen Iran akan mengunjungi Suriah selama dua hari dalam waktu dekat, guna mempererat hubungan bilateral dan menggelar pembicaraan dengan anggota parelemen dan para pejabat lainnya, lapor IRNA mengutip perkataan Alaeddin Boroujerdi, ketua komite keamanan ansional dan kebijkan luar negeri di parlemen Iran.

Boroujerdi mengatakan, pertemuan tingkat tinggi Gerakan Non-Blok mulai hari Ahad ini di Teheran dengan peserta dari 120 negara, akan menjadi kesempatan baik untuk membicarakan krisis Suriah.

Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan, negaranya akan menawarkan sebuah resolusi untuk mengakhiri konflik di suriah dalam KTT itu, seraya menambahkan bahwa usulan negaranya didasarkan pada masukan dari mantan utusan khusus PBB Kofi Anan dan keputusan Liga Arab.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Amerika Ucapkan Selamat kepada Partai Salafy

Amerika Ucapkan Selamat kepada Partai Salafy

Mufti Saudi:  Terorisme bukan bagian dari Agama

Mufti Saudi: Terorisme bukan bagian dari Agama

Delegasi Hamas Kunjungi Markas Al Ikhwan

Delegasi Hamas Kunjungi Markas Al Ikhwan

Padat Peziarah Makam Saddam Hussein akan Dipindah

Padat Peziarah Makam Saddam Hussein akan Dipindah

Mendagri Jerman Minta Agama Islam Masuk Kurikulum

Mendagri Jerman Minta Agama Islam Masuk Kurikulum

Baca Juga

Berita Lainnya