Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Beroperasi 24 Jam TV Muslim Rusia Tidak Dibiayai Pemerintah

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sebuah stasiun televisi Rusia pertama khusus menyiarkan program-program keislaman, yang baru diluncurkan beberapa hari lalu, beroperasi 24 jam sehari dan tidak mendapatkan bantuan biaya dari pemerintah Moskow.

Dilansir RIA Novosti yang mengutip laporan situs Bashinform (20/8/2012), stasiun televisi bernama Al-RTV tersebut setiap harinya beroperasi selama 24 jam dengan pengantar bahasa Rusia dan siarannya dapat ditangkap di wilayah Bashkortostan, Tatarstan serta enam republik di daerah Kaukasus Utara.

Rustam Arifdzhanov, wakil presiden Eurasian Academy of Television and Radio Broadcasting, menjadi kepala editor Al-RTV yang diluncurkan mulai hari Ahad kemarin bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1433H.

Stasiun televisi tersebut dikontrol oleh sebuah dewan publik, yang terdiri dari perwakilan seluruh organisasi besar Muslim di Rusia.

“Sejak hari pertama kami beroperasi sebagai saluran televisi publik,” kata Arifdzhanov kepada RIA Novosti.

Saluran televisi itu didukung oleh dana sumbangan swasta dan hibah dari pemerintah, tulis RIA Novosti.

Sementara itu Russia Today (20/8/2012) menulis bahwa Al-RTV akan didanai utamanya oleh sektor swasta.

“Al-RTV tidak didanai pemerintah. Ia merupakan jawaban atas harapan-harapan dan kebutuhan umat Muslim di negara kita ini,” kata Damir Mukhetdinov kepada Radio Suara Rusia yang dikutip Russia Today. Mukhetdinov adalah wakil ketua Direktorat Keagamaan Muslim Rusia untuk Wilayah Eropa.

“Sepanjang yang saya tahu, semua negara Islam terkemuka di Teluk Persia, Iran dan Turki, telah menyatakan ketertarikan mereka yang sangat besar atas proyek kami. Saya tidak akan terkejut jika tidak lama lagi saudara-saudara Muslim kami di luar negeri akan melihat stasiun televisi ini sebagai sebuah harapan yang positif dan tidak melayani kepentingan kelompok Islam tertentu, melainkan humanisme dan pendidikan. Pasti tidak akan ada masalah dalam hal keuangan atau semacamnya,” kata Mukhetdinov.

Rencananya wilayah siar Al-RTV akan diperluas dan kantor-kantor perwakilannya akan dibuka di berbagai republik di mana terdapat lebih dari satu juta Muslim tinggal di wilayah tersebut.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Netanyahu: Kedubes AS Pindah ke Baitul Maqdis dalam Waktu Setahun

Netanyahu: Kedubes AS Pindah ke Baitul Maqdis dalam Waktu Setahun

Umm Al Qura Luluskan 4.548 Mahasiswa

Umm Al Qura Luluskan 4.548 Mahasiswa

FBI Selidiki Kemungkinan Penyadapan oleh News Corp

FBI Selidiki Kemungkinan Penyadapan oleh News Corp

Idul Fitri ini Muslim Rusia Punya Stasiun TV Sendiri

Idul Fitri ini Muslim Rusia Punya Stasiun TV Sendiri

Pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh Memprotes Pembantaian yang Terus Berlangsung di Myanmar

Pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh Memprotes Pembantaian yang Terus Berlangsung di Myanmar

Baca Juga

Berita Lainnya