Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Black Hawk Tentara Koalisi Jatuh di Afghanistan, 11 orang tewas

Pasukan asing di Afghanistan sangat tergantung dengan transportasi udara
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebelas orang tewas ketika satu helikopter Black Hawk yang membawa pasukan asing jatuh di Afghanistan selatan.  Demikian pernyataan yang dikeluarkan pasukan koalisi pimpinan NATO (ISAF), hari Kamis (16/08/2012) dikutip BBC.
 
ISAF mengatakan korban meninggal dunia terdiri atas tujuh tentara Amerika Serikat dan empat warga Afghanistan.

Pemerintah Afghanistan mengatakan helikopter tersebut jatuh di distrik Shah Wali Kot, di Provinsi Kandahar.

Empat korban di pihak Afghanistan tiga di antaranya adalah tentara sementara satu orang lainnya adalah penterjemah sipil.

Taliban mengatakan mereka menembak jatuh helikopter militer tersebut, meski klaim ini belum bisa diverifikasi.

ISAF mengatakan insiden ini tengah diselidiki.

Beberapa kalangan mengatakan bukan sekali ini helikopter militer jatuh di Afghanistan.

Pasukan asing di Afghanistan sangat tergantung dengan helikopter dan pesawat untuk mengangkut tentara dan logistik militer.

Pada Agustus 2011, Taliban menembak jatuh helikopter Chinook di dekat Kabul menewaskan 30 warga Amerika Serikat dan delapan warga Afghanistan, menjadikanya insiden tunggal paling mematikan sejak perang di Afghanistan dimulai.

Pasukan asing menurut rencana akan ditarik dari Afghanistan pada akhir 2014.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pengadilan Belanda Tolak Kasus dengan Tergugat Komandan Militer Israel

Pengadilan Belanda Tolak Kasus dengan Tergugat Komandan Militer Israel

Presiden Filipina Berlakukan Darurat Militer di Mindanao

Presiden Filipina Berlakukan Darurat Militer di Mindanao

Saudi: Sikap Keras Zionis Macetkan Perdamaian Timur Tengah

Saudi: Sikap Keras Zionis Macetkan Perdamaian Timur Tengah

Presiden Iran Merayu Pemimpin Agama Syiah Bolehkan Internet

Presiden Iran Merayu Pemimpin Agama Syiah Bolehkan Internet

Dokter Prancis Usul Vaksin Coronavirus Diujicobakan di Afrika

Dokter Prancis Usul Vaksin Coronavirus Diujicobakan di Afrika

Baca Juga

Berita Lainnya