Mursy Ganti Pucuk Pimpinan Militer, Termasuk Tantawi

Hussein Tantawi dipensiunkan dari dinas militer, serta dicopot jabatannya sebagai menteri pertahanan dan panglima angkatan bersenjata.

Mursy Ganti Pucuk Pimpinan Militer, Termasuk Tantawi

Terkait

Hidayatullah.com—Presiden Mesir yang baru Muhammad Mursy hari Ahad (12/8/2012) mengeluarkan sejumlah keputusan terkait konstitusi dan pucuk pimpinan di tubuh militer, lansir Al Ahram.

Mursy membatalkan addendum konstitusi tanggal 7 Juni yang dikeluarkan oleh Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF), serta mengamandemen Deklarasi Konstitusi yang dibuat SCAF pada 30 Maret 2011.

Deklarasi Konstitusi yang baru memberikan presiden terpilih untuk mendapatkan semua kekuasaan yang tercantum pada pasal 56 dari Deklarasi Konstitusi 30 Maret 2011.

Hak yang dinikmati presiden berdasarkan Deklarasi Konstitusi itu termasuk hak penuh eksekuif dan legislatif, serta wewenang untuk menetapkan semua keibijakan publik di Mesir dan menandatangani perjanjian internasional. Selain itu, presiden juga berhak membentuk Majelis Konstitusi baru yang bertugas menyusun konstitusi Mesir yang di masa depan tidak akan menghambat majelis yang sekarang untuk melakukan tugasnya.

Di tubuh militer, Mursy mencopot jabatan pemimpin militer termasuk Tantawi.

Hussein Tantawi dipensiunkan dari dinas militer, serta dicopot jabatannya sebagai menteri pertahanan dan panglima angkatan bersenjata.

Mursy juga mempensiunkan kepala staf angkatan darat Sami Anan.

Keduanya, Tantawi dan Anan, kemudian diberi penghargaan negara dan ditunjuk sebagai penasehat presiden.

Abdul Fatah Al Sisi dipindahtugaskan dari kepala intelijen menjadi menteri pertahanan, menggantikan Tantawi.

Sedky Sobhy, komandan angkatan darat ke-3, ditunjuk sebagai pucuk pimpinan angkatan darat.

Mursy juga mempensiunkan panglima angkatan laut Mohab Memish dan memberikannya jabatan sebagai kepala Otoritas Terusan Suez.

Panglima angkatan udara Reda Hafiz juga dipensiunkan, lalu ditunjuk sebagai menteri produksi militer.

Anggota SCAF yang bertanggungjawab dalam masalah persenjataan, Muhammad Al Assar, ditunjuk sebagai wakil menteri pertahanan.

Mursy mengangkat Mahmud Makki, wakil kepala pengadilan kasasi, sebagai wakil presiden.

Makki dan Al Sisi mengucapkan sumpah jabatan di kantor Mursy hari Ahad itu juga sebelum pukul 5 sore.*

Rep: Ama Farah

Editor: Dija

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !