Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Perluasan Mataf Dilanjut Usai Ramadhan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Perluasan mataf (tempat untuk thawaf, mengelilingi Ka’bah) akan meningkatkan daya tampungnya hingga tiga kali lipat. Demikian dijelaskan oleh pejabat senior dari Institut Riset Haji Dua Masjid Suci.

Abdul Aziz Saroji mengatakan, perluasan mataf akan dapat menampung 130.000 jamaah per jam, lansir Arab News (6/8/2012).

“Kita tidak dapat menghentikan thawaf keliling Ka’bah atau shalat di area mataf karena adanya proyek ini,” kata Saroji.

Meskipun demikian, Raja Abdullah memerintahkan agar proyek itu diselesaikan secepatnya.

Proyek perluasan mataf diperkirakan memakan waktu tiga tahun. Proyek tersebut dimulai pada bulan Juni lalu, namun terhenti pada bulan Juli, disebabkan masuknya bulan Ramadhan. Pada bulan suci itu jumlah pengunjung Masjidil Haram berlipat-lipat dari hari biasanya hingga mencapai jutaan orang.

“Pekerjaan akan dilanjutkan segera usai Ramadhan. Begitu proyek ini selesai, maka salah satu masalah besar yang diahadapi jamaah sudah teratasi,” kata Saroji.

Belum lama ini pemerintah Arab Saudi juga telah mempeluas masaa, tempat sa’i antara Bukit Shafah dan Marwah.

Institut Riset Haji Dua Masjid Suci didirikan lebih dari 38 tahun silam. Lembaga ini adalah satu-satunya di dunia yang memiliki tugas utamanya mencari penyelesaian atas problem yang terkait penyelenggaraan haji.

Institut ini sudah melaksanakan 40 studi selama bulan Ramadhan ini dan sekitar separuhnya dilaksanakan di Madinah dengan arahan dari Gubernur Madinah Abdul Aziz bin Majid. Kajian dilakukan dalam rangka perluasan Raudhah di dalam Masjid Nabawi. Sekitar 80 peneliti di luar lembaga dan 230 mahasiswa dilibatkan dalam studi tersebut, guna mengumpulkan berbagai informasi yang dibutuhkan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Asosiasi Emirat Bantu Warga Gaza Rumah Mobil

Asosiasi Emirat Bantu Warga Gaza Rumah Mobil

Menteri Kehakiman Israel Sebut Gerakan Boikot Bentu “Terorisme”

Menteri Kehakiman Israel Sebut Gerakan Boikot Bentu “Terorisme”

Perundingan Salafy dan Kelompok Bersenjata Zliten

Perundingan Salafy dan Kelompok Bersenjata Zliten

Tokoh Ikhwanul Muslim Mesir, Syeikh Muhammad Abdullah Al-Khatib Meninggal Dunia

Tokoh Ikhwanul Muslim Mesir, Syeikh Muhammad Abdullah Al-Khatib Meninggal Dunia

Krisis, Bank Swiss Pecat Ribuan Pekerja

Krisis, Bank Swiss Pecat Ribuan Pekerja

Baca Juga

Berita Lainnya