Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Internasional

Al Ikhwan Mesir Akui Al Ikhwan Libya

Al Ikhwan Libya bentuk partai politik Al Adaala wa Al Binaa.[Reuters]
Bagikan:

Hidayatullah.com—Para pemimpin Al Ikhwan Al Muslimun di Mesir mengatakan, pengakuan atas Al Ikhwan di Libya merupakan hal yang ditunggu-tunggu sejak lama oleh kelompok mereka, khususnya sejak mereka dipisahkan oleh rezim Muammar Qadhafi, lansir Al Mishry Al Yaum (5/8/2012).

“Kami sudah diakui oleh hukum dan konstitusi di Mesir sejak 1928,” kata Sayed Nazily, anggota Dewan Syura.

Anggota komite hukum Partai Kebebasan dan Keadilan Nassir Al Hafy mengatakan, apa yang terjadi pada Al Ikhwan di Libya merupakan manifestasi dari demokrasi.

Al Ikhwan mencapai tujuannya setelah (sebelumnya) Qadhafi kerap mengeksekusi para anggotanya,” kata Al Hafy.

“Mengakui Al Ikhwan di Libya tidak mempengaruhi status hukum kami,” kata Al Hafy, seraya menambahkan bahwa undang-undang baru tentang lembaga swadaya masyarakat akan mengkonsolidasikan posisi kelompoknya itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Gara-Gara Oplas Hidung, Anggota Partai An-Nur Mundur

Gara-Gara Oplas Hidung, Anggota Partai An-Nur Mundur

Puluhan Ribu Pelayat Antar Pemakaman Pengacara Muslim Pembela Etnis Rohingya

Puluhan Ribu Pelayat Antar Pemakaman Pengacara Muslim Pembela Etnis Rohingya

Konvoi Pemerintah Nigeria Disergap Kelompok Bersenjata, 18 Tewas

Konvoi Pemerintah Nigeria Disergap Kelompok Bersenjata, 18 Tewas

Ratko Mladic Tiba di Den Haag

Ratko Mladic Tiba di Den Haag

Iraq akan Kaji Ulang Kesepakatan Strategis dengan AS

Iraq akan Kaji Ulang Kesepakatan Strategis dengan AS

Baca Juga

Berita Lainnya