Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ini Dia Nama-Nama Menteri di Kabinet Baru Mesir

Bagikan:

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Mesir Hisham Qandil akhirnya mengumumkan nama-nama pejabat tingkat menteri yang akan bekerja dalam kabinetnya, Kamis (2/8/2012). Berikut adalah 35 posisi menteri beserta nama pejabatnya, sebagaimana yang dilansir Al Ahram.

Menteri pertanian dan budidaya lahan adalah Saleh Abdul Mu’min, kepala Pusat Penelitian Pertanian.

Menteri kepurbakalaan diisi oleh Muhammad Ibrahim, mantan profesor arkeologi di Universitas Ain Syams, yang bekerja di Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir dan pernah menjabat dalam kabinet PM Kamal Al Ganzouri pada posisi yang sama.

Menteri komuniskasi diisi oleh Hani Mahmud, seorang insinyur yang mengepalai Pusat Informasi dan Pendukung Kebijakan di kabinet.

Menteri penerbangan sipil belum diumumkan.

Menteri kebudayaan dijabat oleh Sabir Arab, mantan kepala perpustakaan dan arsip nasional yang pernah beberapa bulan menjabat posisi yang sama di kabinet Al Ganzouri.

Hussein Tantawi kepala Dewan Tertinggi Militer (SCAF) sebagai menteri pertahanan, jabatan yang dipegangnya sejak tahun 1991.

Menteri urusan air minum dan limbah dijabat oleh Abdul Qawi Khalifa, yang menjabat sebagai gubernur Kairo sejak April 2011 dan pernah menjadi CEO di perusahaan air minum.

Ibrahim Ahmad Ghonim ditugaskan menjadi menteri pendidikan. Ia adalah wakil rektor Universitas Terusan Suez.

Menteri energi dan kelistrikan dipegang Mahmud Balbaa, direktur utama perusahaan listrik milik negara Mesir.

Menteri lingkungan dijabat oleh Khalid Abdul Aziz, asisten profesor di sebuah institut nasional di bidang perencanaan untuk masalah perkiraan ekonomi. Jabatan ini awalnya ditawarkan kepada kader partai Salafi An-Nur, tetapi kemudian ditolak.

Menteri keuangan dijabat oleh Mumtaz Al Said, bekas wakil menteri keuangan dalam kabinet Essam Sharaf dan menjabat posisi yang sama di kabinet Ganzouri.

Menteri luar negeri diisi oleh orang yang sama dalam kabinet Ganzouri, yaitu Muhammad Kamal Amr.

Menteri kesehatan diserahkan kepada Muhammad Hamid Mustafa, profesor bidang kedokteran di Universitas Kairo.

Menteri pendidikan tinggi dijabat Mustafa Musaad, seorang profesor yang bertanggungjawab dalam urusan pendidikan di tim kampanye Mursy.

Tariq Wafiq, seorang insinyur diserahi jabatan menteri perumahan. Ia adalah kepala komite perumahan di Partai Kebebasan dan Keadilan bentukan Al Ikhwan.

Menteri informasi diserahkan kepada jurnalis kawakan yang juga anggota Al Ikhwan terkemuka, Salah Abdul Maqsud.

Menteri dalam negeri dijabat Jenderal Ahmad Jamaluddin, deputi menteri dalam negeri sebelumnya.

Menteri urusan asuransi dan sosial dijabat oleh orang yang sama di kabinet Ganzouri, Najwa Khalil.

Menteri investasi dipegang oleh Usamah Saleh, ketua otoritas perdaganan bebas dan investasi Mesir, GAFI.

Menteri kehakiman dijabat seorang hakim terkemuka bernama Ahmad Makki, bekas wakil kepala pengadilan banding Mesir.

Menteri pembangunan lokal dipegang oleh Ahmad Zaki Abidin, gubernur Kafr Al Sheikh dan pernah menjabat gubernur Bani Suaif.

Menteri sumber daya manusia dijabat oleh Khalid Al Azhari, seorang tokoh terkemuka di Partai Kebebasan dan Keadilan dan terpilih menjadi anggota parlemen dalam pemilu tahun lalu, yang kemudian dibubarkan mahkamah.

Menteri produksi militer dijabat oleh orang yang sama dalam kabinat Essam Sharaf dan Ganzouri, yaitu Aly Sabry.

Menteri urusan parlemen dipegang tokoh liberal Partai Al Wasat, Muhammad Mahsub.

Usamah Kamal direktur perusahaan minyak negara ditunjuk menjadi menteri perminyakan.

Menteri perencanaan dan kerjasama internasional dijabat Ashraf Al Arabi, bekas kepala kantor teknis di kementerian perencanaan.

Menteri waqaf, semacam menteri agama, dijabat oleh petinggi Universitas Al Azhar, Usamah Al Abd.

Menteri riset sains dijabat Nadia Zakhary, pejabat yang sama dalam kabinet Ganzouri. Ia adalah profesor biokimia dan biologi tumor di Institut Kanker Nasional.

Menteri olahraga dijabat seorang pengusaha yang merupakan petinggi klub sepakbola terkemuka Ahly, yaitu Al Amry Faruk.

Menteri suplai dan urusan sosial dijabat oleh wakil direktur utama perusahaan makanan milik negara Muhammad Abu Zaid.

Hisham Zaezou yang pernah menjabat menteri pariwisata di era 1990-an ditunjuk kembali menjadi menteri pariwisata.

Menteri perdaganan dan industri dipegang oleh pengusaha yang merupakan tokoh Al Ikhwan terkemuka, Hatim Saleh.

Menteri transportasi dijabat oleh Muhammad Rashad, profesor di Universitas Kairo.

Menteri sumber daya air dan irigasi diisi oleh Muhammad Bahauddin Saad, yang pernah menjabat kepala otoritas irigasi.

Usamah Yassin, anggota pengurus Partai Kebebasan dan Keadila bentukan Al Ikhwan ditunjuk menjadi menteri pemuda. Ia terpilih sebagai anggota parleman, yang kemudian dibubarkan mahkamah bulan lalu.

Sebelumnya sudah diumumkan bahwa para menteri yang akan bekerja dalam pemerintahan Presiden Mursy dan dipimpin oleh Perdana Menteri Hisham Qandil ini akan diisi oleh orang-orang yang ahli di bidangnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Syeikh Al Azhar Peringatkan Indonesia Akan Penyebaran Ajaran Syi’ah

Syeikh Al Azhar Peringatkan Indonesia Akan Penyebaran Ajaran Syi’ah

Hamas Ancam Israel Jika Bunuh Syeikh Yasin

Hamas Ancam Israel Jika Bunuh Syeikh Yasin

Para Murid Al-Qaradhawi Berkumpul, Bahas “Fiqh Al Jihad”

Para Murid Al-Qaradhawi Berkumpul, Bahas “Fiqh Al Jihad”

Kelompok Bersenjata Serang Pengunjuk Rasa Damai di Tripoli, Libya

Kelompok Bersenjata Serang Pengunjuk Rasa Damai di Tripoli, Libya

Dokter Malaysia Ini Puji Akhlak Pasien Anggota Jamaah Tabligh

Dokter Malaysia Ini Puji Akhlak Pasien Anggota Jamaah Tabligh

Baca Juga

Berita Lainnya