Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Di Suriah, Kamera Video = Kalashnikov

Dokumentasi Kamera Video di Suriah Sama vitalnya dengan kebutuhan senjata Kalasnikov
Bagikan:

Hidayatullah.com–AK47, M-16, granat, hingga ragam jenis pistol dan Kalashnikov adalah jenis-jenis senjata yang sering digunakan para Mujahidin dan pejuang dalam suatu pertempuran.

Di Suriah, kenyataannya tidak hanya itu. Selain peran senjata-senjata tersebut, peran dari pertempuran media juga menjadi alat penting dalam meluruskan opini-opini yang bertolak belakang atas fakta sebenarnya yang sedang terjadi di Suriah selama masa  Revolusi Suriah sejak bulan Maret 2011.

“Saya tidak akan mau menukar kamera video saya dengan Kalashnikov,” kata Trab Zahor, seorang pekerja media yang bekerja siang malam mendokumentasikan kondisi pertempuran di Suriah.

Zahor adalah satu dari enam orang pekerja media yang berdiri bersama para pejuang Free Syrian Army (FSA). Baginya keberadaan kamera menjadi sangat penting untuk mendokumentasikan setiap kejadian, untuk disebarluaskan melalui internet agar lebih banyak orang bisa melihat fakta sebenarnya di Suriah.

Lelaki yang telah kehilangan banyak keluarganya karena pembantaian rezim Bashar Al Ashad ini mengaku semua yang ia dokumentasikan berawal dari sesuatu yang tidak terencana.

“Awalnya saya ingat, orang-orang terluka berdatangan ke rumah sakit, dan kebetulan saya memegang kamera, lalu saya mendokumentasikan semua kejadiannya,” kata Zahor, seperti dikutip middle-east-online.com

Bahkan pernah suatu waktu saat sedang mendokumentasikan korban-korban kebiadaban Bashar Al Assad, secara tidak sengaja orang yang sedang didokumentasikan ternyata saudara kandungnya sendiri yang sedang terluka.

Baginya, menggulingkan Bashar Al Assad adalah keniscayaan, mengingat pada 30 tahun yang lalu ia melihat ayahnya dibantai di kota Hama oleh rezim ayah Bashar, Hafez Al Assad.

“Bedanya dulu tidak ada kamera untuk mendokumentasikan kekejaman tersebut, sekarang semua video tinggal diupload ke internet dan dunia bisa melihat kejahatan (Al Assad). Internet adalah senjata yang paling kuat,” tambah Hussein, rekan Zahor yang juga sama-sama kameramen.

Ketika Bashar Al Assad mempersulit kehadiran wartawan international untuk meliput kondisi Suriah, kreativitas warga Suriah yang menyebarkan video-video melalui Youtube.com ternyata menjadi tidak kalah pentingnya dengan kebutuhan para pejuang FSA akan senjata AK47 dan Kalasnikov.

Buktinya, efek dari hadirnya video kekejaman Al Assad di Youtube.com telah melahirkan solidaritas international untuk memberikan dukungan kepada kelompok oposisi FSA. terutama dari kalangan dunia Islam.*

Rep: Thufail Al Ghifari
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Ulama Iran Sebut Arab Saudi sebagai “Musuh”

Ulama Iran Sebut Arab Saudi sebagai “Musuh”

Diberi Makanan Terkontaminasi Babi, Napi Muslim gugat Pemerintah Inggris

Diberi Makanan Terkontaminasi Babi, Napi Muslim gugat Pemerintah Inggris

Oposisi Suriah akan Bentuk Dewan Nasional

Oposisi Suriah akan Bentuk Dewan Nasional

Eropa Setuju Larang Cadar, AS Menolak

Eropa Setuju Larang Cadar, AS Menolak

Uber Kehilangan Izin Beroperasi di London

Uber Kehilangan Izin Beroperasi di London

Baca Juga

Berita Lainnya