Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

ISNA: Berikan HAM Muslim Rohingya

Bagikan:

Hidayatullah.com—Islamic Society of north America (ISNA) lewat pernyataan di websitenya (12/7/2012) menyeru agar hak-hak asasi manusia Rohingya diberikan.

ISNA menyatakan keprihatinana mendalam atas kekerasan yang terjadi baru-baru ini atas Muslim Rohingya, yang telah mengalami penderitaan dan tekanan di dalam negeri mereka Myanmar sejak lama.

ISNA menyinggung tentang keharusan Muslim Rohingya memperoleh izin untuk menikah, larangan memiliki lebih dari dua anak per keluarga dan menjadi budak di zaman moderen lewat buruh paksa.

“Karena pemerintah nasional menolak hak kewarganegaraan mereka di tanah kelahirannya, banyak orang Rohingya yang dijarah tanah-tanahnya dan mereka dilarang untuk bepergian,” tulis ISNA.

ISNA dengan teegas menolak kebijakan opresif yang terus diberlakukan atas Muslim Rohingya.

“Kami dengan tegas menentang penggunaan perbedaan etnis dan agama untuk melakukan penindasan terhadap komunitas minoritas, tidak peduli apa negara, agama dan keadaannya.”

“Tindakan yang dilakukan oleh pemerintah Myanmar dalam masalah sekarang ini tidak dapat diterima. Dan orang-orang Rohingya harus mendapatkan hak-hak dasarnya ,” tegas ISNA.

Di bagian akhir pernyataannya, ISNA menjelaskan bahwa mereka bergabung dengan Amnesty Internaional dan oraganisasi lain dalam sebuah konferensi pers pada hari Senin lalu, guna menarik perhataian atas krisis kemanusiaan yang terjadi atas Muslim Rohingya.

Mereka mendesak agar departemen luar negeri tidak melupakan penderitaan Muslim Rohingya dalam diplomasi mereka terhadap Myanmar. Mereka menyeru Amerika Serikat dan semua negara untuk meminta Myanmar mewujudkan koeksistensi damai di negaranya.* 

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Erdogan: Turki Sedang Memeriksa DNA Semua Kerabat Abu Bakar Al Baghdadi yang Ditangkap

Erdogan: Turki Sedang Memeriksa DNA Semua Kerabat Abu Bakar Al Baghdadi yang Ditangkap

Sky News: Bagian Tubuh Jurnalis Jamal Khashoggi Ditemukan

Sky News: Bagian Tubuh Jurnalis Jamal Khashoggi Ditemukan

Pengadilan Frankfurt: Model Bisnis Taksi Online Uber Ilegal

Pengadilan Frankfurt: Model Bisnis Taksi Online Uber Ilegal

Produksi Film Porno Anak Usia 5 Tahun, Seorang Pedofil asal AS Dihukum 600 Tahun

Produksi Film Porno Anak Usia 5 Tahun, Seorang Pedofil asal AS Dihukum 600 Tahun

Norwegia: Upaya Palestina Minta Pengakuan PBB Sah

Norwegia: Upaya Palestina Minta Pengakuan PBB Sah

Baca Juga

Berita Lainnya