Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mahkamah Bahrain Bubarkan Organisasi Syiah

Bagikan:

Hidayatullah.com–Mahkamah Bahrain mengeluarkan keputusan untuk membubarkan gerakan Syiah oposisi, dengan tuduhan melanggar undang-undang dan mengadopsi sebuah ideologi yang menyerukan kekerasan.

Sumber mahkamah menyebutkan bahwa Mahkamah Bahrain, pada hari Senin (09/07/2012), telah memutuskan membubarkan organisasi oposisi Syiah, setelah adanya bukti-bukti pelanggaran terhadap undang-undang yang dilakukan organisasi tersebut.

Salah satu pelanggarannya adalah tidak menyelenggarakan konferensi organisasi selama empat tahun dan pengadopsian ideologi yang menyerukan kepada kekerasan.

Sementara itu, pihak oposisi Syiah mencela keputusan Mahkamah tersebut dan menuduhnya sebagai pelanggaran konstitusi. Demikian dikutip Islammemo.

Sebelumnya, Kementerian Kehakiman Bahrain telah mengajukan keluhannya ke Mahkamah terkait penyitaan markas besar organisasi ketika aksi demonstrasi dan upaya kudeta yang dilakukan organisasi Syiah tersebut pada tahun lalu. Sekretaris Jenderal Organisasi, Muhammad Ali Mahfuz telah dipenjara, dan juga beberapa kader aktivis lainnya.

Organisasi tersebut dibentuk oleh Front Islam untuk Pembebasan Bahrain. Organisasi ini pernah dituduh terlibat dalam percobaan kudeta pada tahun 1981. Selain itu juga pernah memboikot pemilu parlemen pada tahun 2002. Akan tetapi pada tahun 2006, organisasi ini ikut serta dalam pemilu, meski tidak memenangkan satu kursi pun.*

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Qatar Akan Menginvestasikan Miliaran Dolar ke Turki di Tengah Krisis Mata Uang

Qatar Akan Menginvestasikan Miliaran Dolar ke Turki di Tengah Krisis Mata Uang

Trump akan Menjadi Tuan Rumah Upacara Penandatanganan Kesepakatan UEA-‘Israel’ pada 15 September

Trump akan Menjadi Tuan Rumah Upacara Penandatanganan Kesepakatan UEA-‘Israel’ pada 15 September

AS dan Eropa Takut-takuti Teluk dengan Al Ikhwan

AS dan Eropa Takut-takuti Teluk dengan Al Ikhwan

Krisis Fallujah: “Kami Dibiarkan Mati Kelaparan”

Krisis Fallujah: “Kami Dibiarkan Mati Kelaparan”

Mata-Mata Kanada Mengintai Gadget Penumpang di Bandara

Mata-Mata Kanada Mengintai Gadget Penumpang di Bandara

Baca Juga

Berita Lainnya