Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Taipan Yahudi Dukung Zionisme Lewat TV

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang taipan Yahudi akan menanamkan investasinya dalam bentuk sebuah saluran televisi, yang akan meliput berita seputar Timur Tengah dari perspektif Israel, lapor koran Zionis Haaretz (26/6/2012) sebagaimana dikutip Al Arabiya.

Patrick Drahi, pengusaha keturunan Israel-Prancis, rencananya akan membuat stasiun televisi yang dioperasikan dari Israel dan disiarkan dalam bahasa Prancis di Prancis. Sementara edisi bahasa Inggris akan digarap kemudian, dengan sasaran penonton di wilayah Amerika Utara.

Sampai saat ini belum jelas kapan siaran televisi itu akan mengudara.

Menurut Haaretz, stasiun televisi itu nantinya akan merefleksikan gaya hidup Israel moderen dengan materi siaran sebagian besar berita. Sumber-sumber yang dekat dengan Drahi mengatakan, pejabat humas Israel tidak akan terlibat dalam operasional lembaga penyiaran tersebut.

Sumbangan Drahi untuk stasiun TV Guysen itu diberikan lewat Haim Slutzky Communication Channels, yang merupakan produser utama dari HOT, stasiun TV yang dibeli oleh Drahi. Slutzky pemilik penuh perusahaan, namun Drahi ikut mengambil untung dari sahamnya.

Slutzky mengkonfirmasi bahwa tujuan dari stasiun televisi baru itu adalah untuk mendukung zionisme.

Kiprah bisnis telekomunikasi Drahi di Israel kerap menjadi kepala berita di berbagai media. Ia disebut-sebut sebagai salah satu investor terkemuka Israel di bidang inustri telekomunikasi.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pesawat Militer Rusia Hilang Kontak di Suriah

Pesawat Militer Rusia Hilang Kontak di Suriah

Larang Cadar, Produk Prancis Perlu Diboikot

Larang Cadar, Produk Prancis Perlu Diboikot

Sudah 19 Juta Orang Terinfeksi Virus Corona di Seluruh Dunia

Sudah 19 Juta Orang Terinfeksi Virus Corona di Seluruh Dunia

Perampok Bank BNP Paribas Beraksi Lewat Pipa Selokan

Perampok Bank BNP Paribas Beraksi Lewat Pipa Selokan

Terdampak Wabah, Penerjemah Lepas Uni Eropa Minta Bantuan Finansial

Terdampak Wabah, Penerjemah Lepas Uni Eropa Minta Bantuan Finansial

Baca Juga

Berita Lainnya