Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Mursy Tolak Jawab Telepon dari Netanyahu

Al Ikhwan al Muslimun di Mesir menegaskan kepada Quds Press, kami tidak akan mengakui Israel
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sejumlah laporan media Ahad (01/07/2012) menyebutkan, Presiden Mesir Muhammad Mursy menolak menjawab kontak telepon dari PM Israel Benjamen Netanyahu untuk menyampaikan ucapan selamat kemenangannya dalam Pilpres.

Seperti dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), sejumlah media massa Israel menyebutkan, presiden Mursy menolak tekanan-tekanan yang dilakukan kepadanya untuk menjawab dan menyambut pembicaraan telepon singkat Netanyahu yang akan menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan itu. Akhirnya, Netanyahu terpaksa hanya cukup menyampaikan kartu ucapan selamat saja.

Sebuah sumber Israel menyebutkan, Netanyahu meminta agar Gedung Putih Amerika melakukan intervensi dalam masalah ini. Ia bahkan meminta kepada Obama secara pribadi untuk menekan Mursy menyambut pembicaraan telepon dan menjamin berlanjutnya koordinasi keamanan politik dan menghormati kesepakatan-kesepakatan yang diteken antara Israel dan Mesir, terutama Cam David.

Dan benar saja, Mursy menyatakan resmi komitmen atas perjanjian itu namun tetap menolak berbicara dengan Netanyahu.

Jubir Al Ikhwan al Muslimun di Mesir menegaskan kepada Quds Press, kami tidak akan mengakui Israel dan kami akan mendukung perlawanan yang mampu menekan Israel, tegasnya.

Dalam konteks terkait, ia menegaskan, menjabatnya Mursy menjadi presiden Mesir tidak akan mengubah prinsip-prinsip Ikhwan sama sekali terutama terkait dengan “tidak mengakuinya terhadap Israel” dan tetap mendukung perlawanan di Palestina.

Jubir Ikhwan Mahmud Ghazlan menyatakan, Ikhwanul Muslimin sikapnya tegas dan tetap serta tidak akan berubah. Mereka tidak akan mengakui Israel. kami akan mendukung perlawanan legal dengan cara-cara legal, kami mendukungnya secara politik dan media serta mengakui haknya dalam membela diri karena hak itu diakui oleh perjanjian internasional, tukas Ghazlan.

Pernyataan Ghazlan ini disampaikan di tengah kekhawatiran yang disampaikan oleh pendukung IM bahwa penegasan Mursy soal komitmennya terhadap perjanjian internasional terutama Cam David adalah sebagai pintu masuk IM mengakui Israel.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

PM Jepang Janji Tanggulangi Kekerasan Terhadap Anak

PM Jepang Janji Tanggulangi Kekerasan Terhadap Anak

”Hukuman Murtad” yang Belum ”Tuntas”

”Hukuman Murtad” yang Belum ”Tuntas”

Merasa Bekerja Seperti Budak di Turki, Pengungsi Suriah Ingin ke Jerman

Merasa Bekerja Seperti Budak di Turki, Pengungsi Suriah Ingin ke Jerman

Syeikh al-Azhar Kritik Paus Benediktus

Syeikh al-Azhar Kritik Paus Benediktus

PBB Cemas Pemulangan Etnis Rohingya Tanpa Pemantauan Lembaga Internasional

PBB Cemas Pemulangan Etnis Rohingya Tanpa Pemantauan Lembaga Internasional

Baca Juga

Berita Lainnya