Ahad, 26 September 2021 / 18 Safar 1443 H

Internasional

Liga Dunia Islam Kecam Genosida Muslim di Burma

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ulama-ulama di Liga Dunia Islam mengecam keras kampanye genosida (pembunuhan massal) terhadap Muslim di Burma yang dilakukan beberapa hari ini. Dimana Muslim di sana dibunuh, dianiaya, diusir, dan rumah-rumah dan masjid mereka dihancurkan. Demikian dilansir Islammemo.

Dalam sebuah pernyataannya, Liga meminta kepada pemerintah Islam dan lembaga-lembaga Islam untuk secepatnya memberikan pertolongan kepada Muslim di Burma yang telah menderita sejak lima belas tahun lalu.

Liga juga memperingatkan akan berlanjutnya penganiayaan terhadap Muslim yang ada di Rohingya, Burma, mengingat penolakan terhadap kebijakan diskriminasi Buddhisme. Penolakan tersebut akhirnya memicu kampanye pembunuhan dan penganiyaan terhadap pada ulama dan dai serta penangkapan massal, yang menyebabkan ribuat umat Islam mengungsi ke Bangladesh.

Liga juga menghimbau kepada seluruh yayasan dan lembaga amal di seluruh dunia untuk membantu pengungsi Muslim Rohingya di Burma.

Selain itu, Liga juga mendesak negara-negara Islam, terutama negara-negara Teluk yang tergabung dalam Gulf Cooperation Council (GCC), untuk membantu Bangladesh guna menampung Muslim yang mengungsi ke sana.

Para ulama juga mengutuk kebijakan diskriminasi dan penganiayaan terhadap umat Islam yang disebabkan oleh agama, sekaligus meminta kepada organisasi kerjasama Islam untuk melakukan upaya guna menghentikan penindasan tersebut.

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Patung Nelson Mandela Hadiah Johannesburg untuk Palestina Tegak di Kota Ramallah

Patung Nelson Mandela Hadiah Johannesburg untuk Palestina Tegak di Kota Ramallah

Saudi Kirim 500 Ton Gandum untuk Pengungsi Suriah

Saudi Kirim 500 Ton Gandum untuk Pengungsi Suriah

Paus Fransiskus: Gereja Larang Kontrasepsi, Tapi Jangan Beranak seperti Kelinci

Paus Fransiskus: Gereja Larang Kontrasepsi, Tapi Jangan Beranak seperti Kelinci

Undang-Undang Baru Calon Pengantin Muslim di Bawah Umur di Singapura

Undang-Undang Baru Calon Pengantin Muslim di Bawah Umur di Singapura

Pangeran Harry dan Meghan Akhiri Tugas Kerajaan 31 Maret

Pangeran Harry dan Meghan Akhiri Tugas Kerajaan 31 Maret

Baca Juga

Berita Lainnya