Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Kampanye Syiah, Iran Imbau Warga Yaman Kunjungi Qum Pengganti Makkah

Bagikan:

Hidayatullah.com–Dalam konteks serangan media terhadap Arab Saudi, seorang diplomat Iran menuduh Kerajaan Saudi telah melakukan “hukuman kolektif” atas warga Yaman dengan mencegah mereka bepergian ke Makkah untuk melaksanakan umrah. Demikian Islammemo melansir dari laporan media Yaman.

Diplomat Iran yang tidak diungkapkan identitasnya itu, mengutuk keras dilanjutkannya penutupan kedutaan Arab Saudi di Yaman sejak lebih dari tiga bulan lalu. Akibat penutupan kedutaan tersebut, diplomat itu mengklaim akhirnya warga Yaman tidak bisa bepergian untuk melakukan ibadah umrah.

Anehnya, diplomat Iran itu juga mengimbau kepada warga Yaman untuk melakukan perjalanan ke Iran, sebagai ganti dari ke Saudi, serta mengganti tempat ibadah mereka ke Qum untuk melakukan ritual keagamaan.

Menurut banyak pengamat, imbauan diplomat Iran tersebut adalah bentuk hasutan langsung terhadap Saudi, dan juga dakwah secara terang-terangan kepada ajaran Syiah, mengingat Qum adalah ibukota Syiah di dunia.

Seperti yang diketahui, Iran memang selalu berusaha menyebarkan ajaran Syiah di negara-negara yang berpenduduk Sunni.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Yaman, Abu Bakar Al Qarbi baru-baru ini menuduh pihak–yang disembunyikan identitasnya– Iran terkait campur tangan kedutaan Iran terhadap urusan dalam negeri Yaman. Dia juga menyatakan bahwa hubungan Iran dengan salah satu partai politik di Yaman merupakan sesuatu yang tidak dapat diterima.*

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Terlibat Terorisme, Warga Amerika dan 23 Lainnya Dipenjara di Saudi

Terlibat Terorisme, Warga Amerika dan 23 Lainnya Dipenjara di Saudi

PBB Kutuk  Rencana Baru Pemukiman di al-Quds Timur

PBB Kutuk Rencana Baru Pemukiman di al-Quds Timur

Investor China serbu Dubai

Investor China serbu Dubai

Amnesty International Temukan Bukti Baru Kejahatan HAM Militer Myanmar

Amnesty International Temukan Bukti Baru Kejahatan HAM Militer Myanmar

Wikileak: Tahanan Guantanamo Digantung Selama Interogasi

Wikileak: Tahanan Guantanamo Digantung Selama Interogasi

Baca Juga

Berita Lainnya